Kamis, 15 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Pembangunan Rumah Adat LAMR Mandah Dianggarkan 2023

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Sebagai upaya menjaga kelestarian adat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan menganggarkan biaya pembangunan rumah adat LAMR Kecamatan Mandah, 2023 mendatang.

Maka demikian, Bupati Inhil HM Wardan, meminta supaya Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Mandah, dapat segera menyelesaikan akta wakaf hibah tanah untuk pembangunan rumah adat LAMR setempat.

"Segera mungkin buatkan akta wakaf hibah tanah tersebut. Sehingga sah tercatat dan tidak muncul permasalahan di kemudian hari," kata Bupati Inhil HM Wardan, saat peletakan batu pertama pembangunan rumah adat LAMR Mandah, beberapa hari lalu.

Supaya semua dapat berjalan sebagaimana harapan, tak lupa pula Bupati, berpesan supaya usulan rencana pembangunan rumah adat tersebut dimasukkan pada musrenbang yang akan dilaksanakan.

Tanah tersebut merupakan hibah dari warga Kelurahan Pandan Sari, Kecamatan Mandah, Yon. Didoakan Bupati, agar kebaikan itu menjadi amal ibadah dan mendapat balasan pahala yang berlimpah dari Allah SWT.

Hal itu merupakan sejarah baru. Dimana LAMR Kecamatan Mandah, akan memiliki rumah adat. Maka dari itu, disarankan Bupati, sketsa bangunan nantinya di setiap sudut memiliki arti filosofi. Karena akan menjadi simbol dan wadah untuk menyelesaikan persoalan yang ada.(ind)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Sebagai upaya menjaga kelestarian adat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan menganggarkan biaya pembangunan rumah adat LAMR Kecamatan Mandah, 2023 mendatang.

Maka demikian, Bupati Inhil HM Wardan, meminta supaya Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Mandah, dapat segera menyelesaikan akta wakaf hibah tanah untuk pembangunan rumah adat LAMR setempat.

"Segera mungkin buatkan akta wakaf hibah tanah tersebut. Sehingga sah tercatat dan tidak muncul permasalahan di kemudian hari," kata Bupati Inhil HM Wardan, saat peletakan batu pertama pembangunan rumah adat LAMR Mandah, beberapa hari lalu.

Supaya semua dapat berjalan sebagaimana harapan, tak lupa pula Bupati, berpesan supaya usulan rencana pembangunan rumah adat tersebut dimasukkan pada musrenbang yang akan dilaksanakan.

Tanah tersebut merupakan hibah dari warga Kelurahan Pandan Sari, Kecamatan Mandah, Yon. Didoakan Bupati, agar kebaikan itu menjadi amal ibadah dan mendapat balasan pahala yang berlimpah dari Allah SWT.

- Advertisement -

Hal itu merupakan sejarah baru. Dimana LAMR Kecamatan Mandah, akan memiliki rumah adat. Maka dari itu, disarankan Bupati, sketsa bangunan nantinya di setiap sudut memiliki arti filosofi. Karena akan menjadi simbol dan wadah untuk menyelesaikan persoalan yang ada.(ind)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Sebagai upaya menjaga kelestarian adat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan menganggarkan biaya pembangunan rumah adat LAMR Kecamatan Mandah, 2023 mendatang.

Maka demikian, Bupati Inhil HM Wardan, meminta supaya Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Mandah, dapat segera menyelesaikan akta wakaf hibah tanah untuk pembangunan rumah adat LAMR setempat.

"Segera mungkin buatkan akta wakaf hibah tanah tersebut. Sehingga sah tercatat dan tidak muncul permasalahan di kemudian hari," kata Bupati Inhil HM Wardan, saat peletakan batu pertama pembangunan rumah adat LAMR Mandah, beberapa hari lalu.

Supaya semua dapat berjalan sebagaimana harapan, tak lupa pula Bupati, berpesan supaya usulan rencana pembangunan rumah adat tersebut dimasukkan pada musrenbang yang akan dilaksanakan.

Tanah tersebut merupakan hibah dari warga Kelurahan Pandan Sari, Kecamatan Mandah, Yon. Didoakan Bupati, agar kebaikan itu menjadi amal ibadah dan mendapat balasan pahala yang berlimpah dari Allah SWT.

Hal itu merupakan sejarah baru. Dimana LAMR Kecamatan Mandah, akan memiliki rumah adat. Maka dari itu, disarankan Bupati, sketsa bangunan nantinya di setiap sudut memiliki arti filosofi. Karena akan menjadi simbol dan wadah untuk menyelesaikan persoalan yang ada.(ind)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari