Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Nasib Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari bakal ditentukan hari ini, Rabu (3/7). Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dijadwalkan akan memutus kasus dugaan asusila yang dilakukan Hasyim terhadap seorang perempuan mantan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Belanda.
Sebelumnya, Hasyim disebut telah merayu dan memaksa anggota PPLN untuk menjalin hubungan khusus. Pria asal Kudus itu disebut juga memanfaatkan jabatannya demi memuluskan keinginannya. Meski dalam persidangan, Hasyim membantah keterangan tersebut.
Ketua DKPP RI Heddy Lugito membenarkan sidang akan digelar siang ini pukul 14.00 WIB. Dia juga memastikan pembacaan putusan berlangsung terbuka. ’’Sidang pembacaan terbuka,’’ ujarnya kemarin.
Masyarakat sipil berharap DKPP bisa menjatuhkan sanksi yang tegas. Anggota Koalisi Masyarakat Peduli Keterwakilan Perempuan Wahidah Suaib menilai, Hasyim patut dicopot sebagai ketua sekaligus anggota.
’’Kalau hanya pemberhentian sebagai ketua, enggak diberhentikan secara tetap, apa jaminan bahwa dia telah selesai dengan dirinya tentang kebiasaan itu,’’ ujarnya.
Sebab dalam catatannya, perilaku Hasyim tersebut bukan kali pertama. Sebelumnya, Hasyim juga pernah terjerat kasus asusila saat menjalin hubungan dengan Ketua Umum Republik Satu Hasnaeni yang berujung sanksi peringatan terakhir. Jika pada kasus serupa Hasyim kembali lolos, Wahidah khawatir hal itu akan menjadi preseden buruk. (far/c6/bay/jpg)
Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.
PLN UIP Sumbagteng gandeng Kejagung perkuat pengamanan proyek listrik di Riau dan Jambi guna pastikan…
Suzuki Trada gelar test drive Fronx berhadiah mobil, motor, hingga iPhone 17 Pro. Program berlangsung…
PKL di Pekanbaru kerap kembali berjualan meski ditertibkan. DPRD menilai pengawasan belum konsisten dan perlu…
Sebanyak 402 siswa SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru ikuti USM LSP-P1 dan UKK Mandiri sebagai bekal…
Wanita tanpa identitas diduga ODGJ diamankan di Rohul. Sempat agresif, kini dibawa ke panti rehabilitasi…