Categories: Rokan Hulu

Diduga ODGJ, Wanita Tanpa Identitas Dievakuasi ke Panti Rehabilitasi

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Seorang wanita tanpa identitas yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dievakuasi oleh petugas ke panti rehabilitasi di Kecamatan Ujungbatu, Rabu (15/4).

Evakuasi dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) bersama Satpol PP, setelah menerima laporan masyarakat terkait keberadaan wanita tersebut yang dinilai meresahkan.

Wanita yang memiliki tato bertuliskan “Caken.100” di tangan kanan itu ditemukan di sekitar Kantor KIR Dinas Perhubungan Rohul, tepatnya di Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah.

Petugas sempat mengalami kesulitan saat hendak mengamankan yang bersangkutan. Wanita tersebut menunjukkan perilaku tidak stabil dengan berteriak, meraung, hingga bersikap agresif.

Bahkan, ia sempat mencoba menggigit petugas saat proses evakuasi berlangsung.

Setelah melalui pendekatan persuasif, petugas akhirnya berhasil menenangkan dan membawa wanita tersebut untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Warga setempat bersama pihak pemerintah desa memastikan bahwa wanita tersebut bukan merupakan penduduk sekitar.

Selanjutnya, petugas membawa yang bersangkutan ke Puskesmas Rambah guna menjalani pemeriksaan awal.

Dari hasil pemeriksaan sementara, wanita tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan yang belum stabil.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos P3A Rohul, April Liyadi, menjelaskan bahwa saat diamankan, wanita tersebut menunjukkan penolakan dan ketakutan yang berlebihan.

“Yang bersangkutan sempat meraung, berteriak, bahkan mencoba menggigit petugas. Berdasarkan keterangan warga dan pemerintah desa, ia bukan penduduk setempat,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa wanita tersebut memiliki ciri khusus berupa tato di tangan dan diperkirakan masih berusia muda, bahkan diduga di bawah umur. Namun, kepastian usia masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Upaya penelusuran identitas juga telah dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Namun hingga saat ini, identitas wanita tersebut belum dapat dipastikan karena data biometrik, seperti rekaman iris mata, tidak ditemukan dalam sistem.

Untuk sementara, wanita tersebut telah dibawa ke panti rehabilitasi di Kecamatan Ujungbatu guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.(epp)

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago