cctv-dishub-dan-satlantas-belum-disatukan
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — Pantauan arus lalu lintas di Pekanbaru kini sudah dilakukan dengan cara monitoring melalui CCTv yang tergantung di Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas. (APIIL) yang biasa disebut dengan lampu merah. Bahkan bagi yang melanggar lalu lintas saat lampu merah, tidak segan-segan petugas akan menyiarkan pada saat itu juga.
Untuk penerapan itu sudah berlangsung di CCTv milik Dinas Perhubungan. Terdapat empat titik yang terpantau di layar atau yang ada toanya, di antaranya di Jalan Harapan Raya, Bundaran Gubri, Diponegoro dan Flyover Gurindam II (Tuanku Tambusai).
Sementara itu, untuk titik lainnya masih nantinya akan diberlakukan hal yang sama. Semenjak adanya CCTv, masyarakat pun mulai sadar dan mematuhi rambu serta aturan lalu lintas. Meski demikian, pihak Satlantas Polresta Pekanbaru masih melakukan tindakan manual, khususnya di Simpang Empat Garuda Sakti.
"Sementara ini kami sudah memasang CCTv itu dan sudah terpantau juga layarnya. Namun demikian belum dikonekkan atau disatukan dengan CCTv milik Dishub. Semoga segera terlaksana," sebut Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Emil Eka Putra kepada Riau Pos, Kamis (30/1).
Meski demikian, dengan adanya CCTv yang sudah ada, sangat membantu karena masyarakat semakin patuh dengan aturan. Emil mengatakan, bahwa itu terbukti. Karena jika mereka melanggar akan malu sebab kendaraan yang ditumpangi maupun pakaian yang dikenakan disebutkan di situ juga.
Dikatakannya, untuk CCTv di Simpang Empat Garuda Sakti pun sudah dipasang. Katanya, CCTv milik Dishub ada satu di papan reklame (Timur ke Selatan) Jalan HR Soebrantas-Kubang Raya.
Sedangkan milik Lantas ada dua CCTv (Timur ke Barat) HR Soebrantas – Bangkinang ada CCTv bulat rangkap kotak (Selatan ke Utara) dan Jalan Kubang Raya – Jalan Garuda Sakti.(s)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.