Categories: Pekanbaru

Ombudsman Sebut Kantor Imigrasi Jadi Rujukan Layanan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kantor Imigrasi Pekanbaru menjadi rujukan dalam pelayanan publik. Transformasi perubahan layanan imigrasi layak menjadi percontohan lembaga pelayanan publik lainnya di Riau.

Hal ini disampaikan Kepala Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Riau Bambang Pratama menjadi salah satu pembicara pada diskusi pelayanan publik yang digelar Pekan Institut pada Kamis (25/1).

”Dulu bagaimana kita lihat di imigrasi antreannya, sekarang mereka jadi rujukan,” sebut Bambang.

Bambang menyebutkan, layanan imigrasi ini menjadi yang terdepan karena meletakkan masyarakat sebagai orientasi layanan. Berkat transformasi pelayanannya, bahkan masyarakat bisa menentukan atau memilih sendiri kapan mereka bisa dilayani.

”Imigrasi itu yang menentukan kapan penerima layanan, bukan penyelenggara.

Begitu gambaran pelayanan publik harus ke depan. Mereka (masyarakat) daftar secara online, bisa menyesuaikan dengan waktu.  Setelah terdaftar lalu bahan dan syarat dilengkapi, dua hari setelah itu datang langsung tuntas pada hari yang sama,” kata Bambang.

Sistem itu, menurut Bambang sangat penting dimana masyarakat tidak dirugikan dari segi waktu dan uang. Karena sistem itu mencegah masyarakat datang berulang-ulang ke kantor pelayanan.

”Kalau masyarakat antre panjang, ternyata syarat tidak lengkap, harus datang lagi dari jauh, ini jelas sangat merugikan masyarakat,” tekan Bambang.

Inti dari pelayanan publik, menurut Bambang adalah ketepatan layanan dan kecepatan waktunya. Sarana dan prasarana mewah tidak akan berarti apa-apa bila dua indikator pelayanan itu tidak terpenuhi.

”Masyarakat sebelum datang menerima pelayanan mereka sudah harus tahu dulu produk layanannya, alursnya, syarat dan waktunya,” sambung Bambang.

Diskusi Layanan Publik itu sendiri diinisisasi Pekan Institut, sebuah lembaga Think-Tank yang dipimpin mantan Ketua Ombudsman RI Perwakilan Riau Ahmad Fitri. Sebagai seniornya, Bambang berharap Ahmad Fitri ikut mendorong roadmap pelayahan publik yang baik yang bisa memperbaiki lembaga pelayanan publik di Riau, khususnya Kota Pekanbaru.(end)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…

21 jam ago

Tambang Emas Ilegal Ditertibkan, 5 Rakit PETI Dibakar di Lokasi

Aparat gabungan Polsek dan Koramil musnahkan 5 rakit PETI di Kuantan Hilir. Penertiban dilakukan untuk…

22 jam ago

Tak Hujan Tapi Banjir, Jalan Pelita Pekanbaru Bikin Warga Resah

Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…

22 jam ago

Laporkan Sampah Menumpuk, Warga Ini Malah Dapat Reward dari Pemko Pekanbaru

Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…

22 jam ago

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…

2 hari ago

Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…

2 hari ago