Categories: Kuantan Singingi

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target ambisius mencapai Rp255 miliar pada tahun ini. Untuk mewujudkannya, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM menyiapkan strategi baru dengan menempatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) langsung ke desa-desa.

Penempatan PPPK di tingkat desa bukan tanpa alasan. Mereka akan menjalankan peran penting, salah satunya sebagai petugas pemungut pajak guna mengoptimalkan potensi penerimaan daerah hingga ke akar rumput.

Dalam arahannya saat pembekalan PPPK di Gedung Abdul Rauf Telukkuantan, Jumat (24/4/2026), Suhardiman menegaskan bahwa para PPPK harus bekerja berdasarkan capaian kinerja. Selain menjalankan program prioritas, mereka juga diminta fokus menjalankan tugas sebagai juru pungut pajak di desa.

Ia berharap keberadaan PPPK mampu meningkatkan pendapatan daerah, terutama dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta potensi lainnya. Tidak hanya itu, PPPK juga diberi tanggung jawab mendukung berbagai program strategis, seperti percepatan pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih serta menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain bidang ekonomi, PPPK juga diminta berkontribusi dalam sektor sosial. Mereka diharapkan berperan aktif dalam menyukseskan program Universal Health Coverage (UHC), Jaminan Layanan Kesehatan (Jamela), hingga layanan Home Care. Upaya penurunan angka stunting juga menjadi bagian dari tugas yang harus didukung bersama aparat desa.

Sementara itu, Kepala BKPP Kuansing, Drs Muradi MSi menjelaskan bahwa langkah redistribusi PPPK ke desa merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri serta permintaan Kementerian Koperasi.

Menurutnya, kebijakan yang diambil Bupati Suhardiman menjadi terobosan signifikan, tidak hanya dalam mendukung program pemerintah pusat, tetapi juga dalam meningkatkan potensi PAD dari desa, baik melalui sektor PBB maupun sumber lainnya.

“Harapannya, langkah ini bisa menjadi tolok ukur bagi kemajuan Kuansing di masa mendatang,” ujar Muradi. (dac)

Redaksi

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

27 menit ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

36 menit ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

42 menit ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

48 menit ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

5 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

23 jam ago