Categories: Pekanbaru

Pemko Didukung Gandeng BWSS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penanganan banjir Kota Pekanbaru khususnya wilayah Rumbai menjadi salah satu atensi Pemko untuk ditangani serius. Pasalnya, banjir ini tidak hanya disebabkan oleh tingginya curah hujan dan permasalahan drainase, akan tetapi juga karena dampak dari luapan air Sungai Siak yang merendam rumah-rumah warga.

Langkah Pemko Pekanbaru yang sudah meminta bantuan kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) Wilayah III, untuk penanganannya. Penanganannya dengan cara normalisasi drainase dan sungai dinilai tepat.

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Firmansyah Lc mengatkan dia sangat menyambut baik langkah tersebut. Sebab, banjir di Rumbai kali ini memang parah, dibanding sebelumnya.

”Secara pribadi dan lembaga DPRD Pekanbaru, khusus Komisi IV tentu menyambut baik. Mudah-mudahan bisa teratasi segera. Kita harapkan juga normalisasi berjalan baik. Terutama di Kelurahan Sri Meranti dan Meranti Pandak,” katanya, Kamis (25/1).

Katanya, kondisi saat ini kalau sudah pasang Sungai Siak, maka air naik ke rumah warga. ”Ini sudah terjadi berminggu-minggu, bahkan sebulan terakhir,” ungkapnya.

Nah, dilanjutkannya, langkah normalisasi sungai yang berada di wilayah Rumbai ini, memang untuk jangka pendek. Dan ini sangat membantu masyarakat. ”Paling tidak, di musim hujan yang melanda wilayah Riau ini, jika sudah dinormalisasi, air tidak lagi masuk ke pemukiman warga,” tuturnya.

Selain normalisasi, lanjut politisi PKS ini, BWSS juga berencana menambah 9 pompa air, sebagai langkah preventif banjir. ”Memang harus bersamaan menambah pompa air ini. Karena sebagai pengatur air di pintu masuk, khusus di Sri Meranti sangat membantu. Kita harapkan terealisasi segera,” pintanya.

Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edwar Riansyah menyampaikan, kerja sama dengan BWSS ini dalam upaya menormalisasi Parit Belanda di Kelurahan Meranti Pandak. Ini juga sebagai langkah jangka pendek dalam mengatasi banjir di wilayah tersebut.

Diakuinya, wilayah Rumbai pada banjir kali ini memang menjadi daerah yang paling krodit terdampak banjir. Makanya, Rumbai kini mendapatkan perhatian khusus, dalam upaya meminimalisir risiko banjir akibat luapan Sungai Siak.

”Penandatanganan MoU dengan BWSS ini segera kita lakukan. Termasuk juga nantinya BWSS akan menambah 9 pompa air di sana,” papar Edwar Riansyah sambil menambahkan pekerjaan normalisasi sungai juga dilakukan di lokasi lainnya, seperti Sungai Sail dan lainnya.(gus) 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tak Sekadar Touring, Capella Honda Hadirkan Premium Movie Ride untuk Bikers PCX

Capella Honda Riau menggelar Premium Movie Ride bersama komunitas PCX Pekanbaru dengan kegiatan rolling city,…

15 jam ago

Intip Dapur MBG di Tenayan Raya, Relawan Masak Sejak Subuh untuk Ribuan Porsi

Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…

15 jam ago

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Siak-RAPP Garap 40 Hektare Jagung

Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…

16 jam ago

Kunjungi Riau Pos, Aulia Hospital Bahas Peluang Kolaborasi Informasi Kesehatan

Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…

17 jam ago

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

2 hari ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

2 hari ago