Categories: Pekanbaru

335 Bidang Tanah Aset Pemko Belum Bersertifikat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga saat ini, masih banyak aset Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang belum mendapatkan sertifikat. Hal ini menyebabkan masih banyak persoalan tanah yang menjadi aset pemko namun tumpang tindih dengan masyarakat.

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun dalam acara penyerahan sertifikat PTSL oleh BPN Kota Pekanbaru, belum lama ini.

Ia katakan, masalah ini juga menjadi catatan KPK. Di mana, total 335 bidang tanah aset pemko yang belum memiliki sertifikat.

Menyadari kerawanan konflik yang terjadi antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan masyarakat, Muflihun mendorong Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru bisa menggesa sertifikasi bidang tanah pemerintah.

”Proses pembuatan sertifikat itu bakal berlangsung secara bertahap. Makanya dinas terkait harus melakukan percepatan pembuatan sertifikat bidang tanah aset Pemerintah Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Meksipun begitu, di tahun 2023 lalu, pemko telah melakukan sertifikasi terhadap 23 aset bidang tanah yang terdiri dari sekolah, kantor pemerintahan hingga tempat ibadah. Bahkan sertifikat ini sebagai kekuataan kepemilikan pemerintah terhadap aset yang ada.

”Kita ingin aset pemko ini jelas kepemilikannya dengan sertifikat sehingga ke depannya tidak ada tumpang tindih lahan lagi,” ujarnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago