Categories: Siak

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Siak-RAPP Garap 40 Hektare Jagung

SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO)Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus digalakkan di berbagai daerah. Di Kabupaten Siak, Polres Siak bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melaksanakan penanaman jagung pipil serentak kuartal I tahun 2026 di lahan seluas 40 hektare di Kampung Lubuk Jering, Kecamatan Tualang, Sabtu (7/3).

Program swasembada pangan sendiri menjadi salah satu prioritas nasional pemerintah Indonesia. Tujuannya untuk mewujudkan kemandirian pangan, terutama pada komoditas strategis seperti beras dan jagung, sehingga ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi.

Kegiatan penanaman jagung tersebut dipimpin langsung Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar SH SIK MH. Ia didampingi External Security Manager RAPP Eddy Rio Nardi, Wakil Ketua DPRD Siak Laiskar, Wakapolres Siak Kompol Akira Ceria SIK MM, serta Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Khairuddin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sungai Mandau Muhammad Darwis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sungai Mandau, perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Siak, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Kelompok Tani Mungkal Subur Sejahtera.

External Security Manager RAPP, Eddy Rio Nardi menyampaikan apresiasi kepada Polres Siak atas inisiatif pelaksanaan penanaman jagung pipil serentak di Kabupaten Siak. Menurutnya, RAPP mendukung penuh pelaksanaan program tersebut bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya.

“RAPP menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, RAPP berpartisipasi melalui program ketahanan pangan dengan mengembangkan tanaman jagung pipil di lahan seluas 40 hektare. Penanaman dilakukan menggunakan sistem tumpang sari bersama tanaman akasia agar pemanfaatan lahan lebih optimal tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan.

“RAPP berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif kolaboratif yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah. Kami berharap ini menjadi awal yang baik bagi keberhasilan program ke depan,” tambah Eddy.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan Kelompok Tani Mungkal Subur Sejahtera yang akan mendapatkan pendampingan dari tim Community Development (CD) RAPP. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menghasilkan produksi yang maksimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan bahwa penanaman jagung pipil ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak hingga tingkat pusat untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Ini merupakan wujud komitmen bersama antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat dalam memajukan bangsa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jagung pipil memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan pangan,” ungkapnya.(hen)

Redaksi

Recent Posts

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

9 menit ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

4 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

5 jam ago

Curanmor di Mandau Terbongkar, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian

Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…

22 jam ago

Salat Istisqa Digelar di 15 Kecamatan, Wali Kota Pekanbaru Harapkan Hujan Padamkan Api

Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…

23 jam ago

Udara Tak Sehat, Pemkab Kuansing Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Besok

Kabut asap kian tebal dan kualitas udara memburuk. Pemkab Kuansing meliburkan seluruh sekolah mulai Kamis…

23 jam ago