Categories: Bengkalis

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)Pemuda Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis, menyiapkan sekitar 10 ribu botol lampu colok untuk menghiasi menara berbentuk masjid yang akan memeriahkan tradisi lampu colok menjelang akhir Ramadan.

Ketua Menara 2 Lampu Colok Desa Pangkalan Batang Barat, Syahrul mengatakan, persiapan pembangunan menara lampu colok telah dilakukan para pemuda sejak beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keputusan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Bengkalis yang kembali menggelar lomba lampu colok tahun ini semakin menambah semangat panitia dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

“Kami bersyukur jika tahun ini kembali dilombakan oleh Disparbudpora Bengkalis. Sejak awal para pemuda memang sudah menargetkan untuk ikut serta dan mulai mempersiapkan pembangunan menara lampu colok,” ujar Syahrul, Ahad (8/3).

Ia menjelaskan, tradisi lampu colok merupakan salah satu warisan budaya masyarakat yang selalu dinantikan setiap menjelang penghujung Ramadan. Selain menghadirkan keindahan cahaya di malam hari, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan warga.

Pembangunan menara lampu colok biasanya dilakukan secara gotong royong oleh para pemuda bersama masyarakat setempat. Sumber pendanaan berasal dari berbagai pihak, mulai dari bantuan desa, proposal yang diajukan kepada sejumlah instansi, hingga sumbangan masyarakat.

Syahrul menyebutkan, biaya pembangunan satu menara lampu colok dapat mencapai puluhan juta rupiah, tergantung desain dan bahan yang digunakan.

“Untuk satu menara, biaya paling kecil sekitar Rp20 juta. Namun jika masih ada bahan yang bisa dipakai dari tahun sebelumnya, biasanya akan dimanfaatkan kembali agar biaya bisa lebih hemat,” jelasnya.

Meski membutuhkan biaya yang tidak sedikit, antusiasme masyarakat dalam mendukung tradisi lampu colok tetap tinggi. Banyak warga yang ikut menyumbang dana maupun membantu proses pengerjaan menara.

Ia juga mengungkapkan, masyarakat sering menanyakan kepada panitia apabila pembangunan lampu colok belum dimulai seperti biasanya.

“Kadang masyarakat bertanya kenapa belum dibuat. Artinya mereka memang menunggu tradisi ini setiap Ramadan,” katanya.

Untuk tahun ini, menara lampu colok di Pangkalan Batang Barat mengusung desain berbentuk masjid. Saat ini proses pengerjaan telah mencapai sekitar 90 persen dan tinggal tahap penyelesaian sebelum menara tersebut ditegakkan.(ksm)

Redaksi

Recent Posts

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

35 menit ago

Kesepakatan Tercapai, Kompensasi Korban Pencemaran Sungai Tapung Mulai Direalisasikan

Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…

11 jam ago

Jenguk Korban Dugaan Pengeroyokan, Kapolda Riau Pastikan Kasus Diusut Profesional

Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…

11 jam ago

Sidang Korupsi BPR Indra Arta Masuk Tahap Replik, Satu Terdakwa Gugur karena Meninggal Dunia

Sidang dugaan korupsi Perumda BPR Indra Arta Inhu memasuki tahap replik. Satu terdakwa meninggal dunia…

13 jam ago

Perbaikan Jalan di Dua Titik Picu Kemacetan Panjang di Jalur Riau-Sumbar dan Pekanbaru-Bangkinang

Perbaikan jalan menyebabkan kemacetan panjang di perbatasan Riau-Sumbar dan Km 35 Pekanbaru-Bangkinang. Pengendara diminta mengatur…

19 jam ago

Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…

23 jam ago