PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, Senin (24/8) tutup seluruhnya. Ini diakibatkan terjadi korsleting yang menyebabkan listrik mati.
Penutupan layanan ini sendiri disampaikan melalui pengumuman. Disampaikan, bahwa layanan tutup akibat korsleting listrik dan baru akan dibuka kembali setelah perbaikan jaringan listrik selesai.
Akibat masalah ini, warga yang sudah datang terpaksa gigit jari karena urung melakukan pengurusan administrasi kependudukannya. Salah satunya Fatmawati, seorang warga Kecamatan Tampan. ''Disuruh dari kantor camat ke sini. Tinggal lihatkan bukti pengurusan saja,'' katanya yang akan mengurus akte kelahiran anaknya.
Setelah tiba di Disdukcapil yang ada di komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru ini, dia disuruh oleh petugas untuk kembali lagi besok.
''Ke sini rupanya tutup katanya trafonya terbakar. Ya terpaksa sabarlah kita lagi. Katanya besok suruh lihat lagi. Kita tak pandai pula (ngurus,red) online,'' jelasnya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru Irma Novrita kepada wartawan mengatakan bahwa korsleting yang terjadi tidak menimbulkan api.
''Ada korsleting, tapi tidak ada api. Tim Damkar sudah ke sini tadi melakukan pemeriksaan ke bagian atas kantor ini,'' ungkapnya.
Dia menyebut, layanan akan ditutup hingga kerusakan jaringan listrik kembali normal dan dipastikan tidak ada masalah yang dapat membahayakan baik layanan maupun masyarakat yang datang untuk melakukan pengurusan. ''Secepatnya akan kita normalkan pelayanan,'' singkatnya.
Laporan: M Ali Nuran (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…