Ilustrasi Hoax harimau
SIAK (RIAUPOS.CO) – Beredarnya video yang menampilkan korban dengan kepala terputus dan disebut-sebut akibat serangan harimau di wilayah Kandis, Kabupaten Siak, dipastikan tidak benar alias hoaks.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak pernah terjadi di wilayah Kandis. Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak kecamatan.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Kandis, Said Irwan. Setelah dilakukan penelusuran ke lapangan melalui kepala desa dan tim, dipastikan tidak ada kejadian seperti yang beredar di video tersebut,” ujar Novendra.
Novendra menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Hasil koordinasi tersebut menyimpulkan hal yang sama, yakni tidak ditemukan adanya kasus serangan harimau di wilayah Kandis.
“Kami sudah konfirmasi ke BBKSDA dan hasilnya sama. Tidak ada kejadian serangan harimau di Kandis,” tegasnya.
Pernyataan serupa disampaikan Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani. Ia memastikan bahwa tidak ada laporan maupun kejadian serangan harimau di wilayah hukum Polsek Kandis.
“Saya sudah menurunkan tim, termasuk Bhabinkamtibmas, untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, tidak ditemukan kejadian tersebut,” ujar Kompol Herman.
Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan kabar bohong. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang belum jelas kebenarannya.
“Ini hoaks. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya. (mng)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.