Categories: Riau

Ajang Koci Riau 2026, Kennedy–Melissa Raih Mahkota Juara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ajang pemilihan Koko Cici (Koci) Riau 2026 yang didukung Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau berlangsung meriah di Atrium Utama Mal Living World Pekanbaru, Ahad (25/1) malam. Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai pasangan Koci Riau 2026, menggantikan Nicholas Alexander dan Felicia Angelina yang telah mengemban amanah selama dua tahun terakhir.

Serah terima simbol kepemimpinan menandai dimulainya peran Kennedy dan Melissa sebagai duta Koko Cici Riau 2026. Keduanya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah mengantarkan mereka hingga meraih gelar tersebut.

“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk PSMTI Riau. Kami berkomitmen membawa nama baik Koko Cici Riau ke tingkat yang lebih besar serta terus melestarikan kebudayaan Tionghoa kepada generasi muda di Provinsi Riau melalui program kerja ke depan,” ujar Kennedy.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Ikatan Koko Cici (Ikoci) Riau 2026, Nicholas Alexander, menyampaikan bahwa ajang pemilihan tahun ini mengusung tema “The Spirit of Heritage, The Voice of A New Generation.”

Ia menjelaskan, pemilihan Koko Cici Riau 2026 telah melahirkan keluarga besar baru Ikoci Riau dengan 28 finalis terbaik yang dinilai unggul dari berbagai aspek penilaian. Ke depan, Ikoci Riau berencana melakukan pemekaran ke daerah-daerah agar organisasi ini semakin luas dan berkembang.

“Kami berharap ke depan peserta tidak hanya berasal dari Pekanbaru dan Kepulauan Meranti, tetapi juga dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau, sehingga kebudayaan Tionghoa tetap terjaga melalui generasi muda,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PSMTI Riau terpilih, Lindawati, menegaskan bahwa pemilihan Koko Cici bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan proses pembinaan karakter generasi muda Tionghoa.

“Pemilihan Koko dan Cici adalah proses pembinaan generasi muda agar berkarakter kuat, berintegritas, berbudaya, serta menjadi duta persatuan, toleransi, dan kebhinekaan,” ujarnya.

Sekretaris Umum PSMTI Pusat, Peng Suyoto, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengajak seluruh finalis menjadikan ajang ini sebagai wadah pembentukan jati diri dan pengalaman hidup.

“Tidak semua akan menang, tetapi yang terpilih akan membawa nama baik Riau ke tingkat nasional. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena tetap akan dibimbing dan dibina,” tegasnya. (ayi)

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago