jelang-idulfitri-jaga-stabilitas-harga
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Memasuki hari ke-19 Ramadan 1443 H, harga sejumlah barang kebutuhan pokok lainnya kembali alami lonjakan. Ini terjadi di pasar-pasar tradisional Pekanbaru.
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) diminta melakukan sidak ke pasar mengecek harga-harga dan mengontrol harga dengan mengeluarkan kebijakan tegas.
"Pertengahan Ramadan ini, ada warga yang mengeluhkan harga sembako kembali alami kenaikan, maka kita minta DPP sidak dan melakukan stabilitas harga sembako di pasar tradisional yang ada di Pekanbaru ini,"kata anggota DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin kepada wartawan, Kamis (21/4).
Politisi Gerindra ini juga menegaskan supaya pemerintah dapat memberikan respon cepat terhadap masyarakat yang banyak mengeluhkan soal harga pasar ini.
"Mestinya ada kebijakan juga dari pemerintah, soalnya income masyarakat kecil sementara harga-harga semua pada mahal, ya tidak masuk akal juga bagaimana mereka bisa bertahan hidup," paparnya lagi.
Diyakini Zainal, untuk harga kemahalan di pasar-pasar tradisional masih mungkin terus naik menjelang Idulfitri. Dan jika Pemerintah tidak segera mengambil sikap, maka masyarakat lagi yang menjadi korban.
Selama ini, disampaikannya bahwa apapun kebijakan dari pemerintah, maka rakyatlah yang menjadi korban. "Untuk masalah harga bahan pokok ini, kami minta bantuk ke pemerintah untuk dapat berpihak kepada masyarakat, dan menindak oknum yang sengaja mencari keuntungan dari persoalan ini,"tuturnya.(yls)
Laporan AGUSTIAR, Pekanbaru
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…
Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…