Senin, 19 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Masih Ada Masyarakat Tak Percaya Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masih ada masyarakat yang ditemukan membandel dan tidak menerapkan protokol kesehatan, bahkan tidak percaya Covid-19 itu ada. Hal itu diungkapkan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol  H Nandang Mu’min Wijaya, SIK MH, Senin (19/7) lalu.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol  H Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, untuk itu pihaknya bersama Satgas Covid-19 secara rutin melakukan pendisiplinan kepada masyarakat, agar terus mengikuti aturan peme rintah dalam hal penerapan protokol kesehatan, untuk menekan penula ran Covid-19 di Kota Pekanbaru.

Namun, walau sudah tiap hari melakukan pendisiplinan dan imbauan, bahkan tindakan tegas, tetapi masih saja ada ma syarakat yang membandel, tidak menerapkan protokol kesehatan, hingga menganggap Covid-19 itu hoaks.

Baca Juga:  Daerah Tidak PSBB, Tunggu Maklumat MUI

"Masyarkat ja ngan ada yang takabur, dalam artian Covid itu dianggap hoaks, itu tidak boleh juga. Karena Covid itu nyata, sudah jelas banyak korban akibat Covid,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang.

Lanjutnya, karena termakan isu hoaks dan menganggap Covid-19 itu tidak ada, sehingga masyarakat tidak mentaati protokol kesehatan, yang mana bisa membahaya kan keselamatan masyarakat lainnya.

"Sebagian masyarakat yang percaya hoaks akhirnya tidak mematuhi protokol kesehatan, terutama tidak menggunakan masker, ba nyak yang kami jumpai sepeti itu masyarakat di sini. Kita tidak boleh takabur,” tegas Kombes Pol Nandang.

Kapolresta Pekanbaru meminta masyarkat lebih peduli dan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah diatur oleh pemerintah.(dof)

Baca Juga:  Rapid Test Massal, Semua Non-Reaktif

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masih ada masyarakat yang ditemukan membandel dan tidak menerapkan protokol kesehatan, bahkan tidak percaya Covid-19 itu ada. Hal itu diungkapkan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol  H Nandang Mu’min Wijaya, SIK MH, Senin (19/7) lalu.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol  H Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, untuk itu pihaknya bersama Satgas Covid-19 secara rutin melakukan pendisiplinan kepada masyarakat, agar terus mengikuti aturan peme rintah dalam hal penerapan protokol kesehatan, untuk menekan penula ran Covid-19 di Kota Pekanbaru.

Namun, walau sudah tiap hari melakukan pendisiplinan dan imbauan, bahkan tindakan tegas, tetapi masih saja ada ma syarakat yang membandel, tidak menerapkan protokol kesehatan, hingga menganggap Covid-19 itu hoaks.

Baca Juga:  Disnakertrans Riau Pelajari Laporan 10 Perawat RS Santa Maria

"Masyarkat ja ngan ada yang takabur, dalam artian Covid itu dianggap hoaks, itu tidak boleh juga. Karena Covid itu nyata, sudah jelas banyak korban akibat Covid,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang.

Lanjutnya, karena termakan isu hoaks dan menganggap Covid-19 itu tidak ada, sehingga masyarakat tidak mentaati protokol kesehatan, yang mana bisa membahaya kan keselamatan masyarakat lainnya.

- Advertisement -

"Sebagian masyarakat yang percaya hoaks akhirnya tidak mematuhi protokol kesehatan, terutama tidak menggunakan masker, ba nyak yang kami jumpai sepeti itu masyarakat di sini. Kita tidak boleh takabur,” tegas Kombes Pol Nandang.

Kapolresta Pekanbaru meminta masyarkat lebih peduli dan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah diatur oleh pemerintah.(dof)

- Advertisement -
Baca Juga:  Pria Budi Janji Lanjutkan Program Nandang Pisah Sambut Kapolresta

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masih ada masyarakat yang ditemukan membandel dan tidak menerapkan protokol kesehatan, bahkan tidak percaya Covid-19 itu ada. Hal itu diungkapkan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol  H Nandang Mu’min Wijaya, SIK MH, Senin (19/7) lalu.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol  H Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, untuk itu pihaknya bersama Satgas Covid-19 secara rutin melakukan pendisiplinan kepada masyarakat, agar terus mengikuti aturan peme rintah dalam hal penerapan protokol kesehatan, untuk menekan penula ran Covid-19 di Kota Pekanbaru.

Namun, walau sudah tiap hari melakukan pendisiplinan dan imbauan, bahkan tindakan tegas, tetapi masih saja ada ma syarakat yang membandel, tidak menerapkan protokol kesehatan, hingga menganggap Covid-19 itu hoaks.

Baca Juga:  Soal Pungli THL, 13 Pegawai RSD Madani Akan Diperiksa

"Masyarkat ja ngan ada yang takabur, dalam artian Covid itu dianggap hoaks, itu tidak boleh juga. Karena Covid itu nyata, sudah jelas banyak korban akibat Covid,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang.

Lanjutnya, karena termakan isu hoaks dan menganggap Covid-19 itu tidak ada, sehingga masyarakat tidak mentaati protokol kesehatan, yang mana bisa membahaya kan keselamatan masyarakat lainnya.

"Sebagian masyarakat yang percaya hoaks akhirnya tidak mematuhi protokol kesehatan, terutama tidak menggunakan masker, ba nyak yang kami jumpai sepeti itu masyarakat di sini. Kita tidak boleh takabur,” tegas Kombes Pol Nandang.

Kapolresta Pekanbaru meminta masyarkat lebih peduli dan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah diatur oleh pemerintah.(dof)

Baca Juga:  Rapid Test Massal, Semua Non-Reaktif

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari