Categories: Pekanbaru

RSUD Arifin Achmad Sukses Laksanakan Operasi Jantung

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)  —  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau kembali menuai kesuksesan dalam pelaksanaan operasi jantung, dengan diampu oleh RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Hingga saat ini, pihaknya telah berhasil melakukan operasi kepada 59 pasien, Selasa (19/11).

Dikatakan Direktur RSUD AA Riau Dr H Nuzelly Husnedi MARS, ada enam tim operasi terdiri dari dokter spesialis bedah thoraks kardiovaskuler, perawat bedah, dokter anastesi hingga bagian yang menjalankan mesin jantung dalam proses operasi jantung pasien.

Mulai dari dr Dudy A Hanafy SpBTKV(K) MARS sebagai Ketua Tim Operasi, DR dr Cindy Elfira Boom SpAn(K) dan dr Yudi

Prasetyo SpAn berasal dari RS Harapan Kita. Sedangkan dari RSUD AA sendiri ada tiga orang, yakni dr Hariadi Hatta SpBTKV, dr Vera Muharrami SpAn(K) dan dr Yuswita.

Dudy mengatakan, bahwa pascaoperasi, pasien juga tetap mendapatkan pengawasan ketat dari tim dokter ICU untuk menjaga kondisi pasien. "Karena keadaan pasien belum stabil harus diawasi oleh tim dokter ICU. Operasi jantung kali ini, kasusnya operasi bypass dan operasi menutup kebocoron serambi jantung," imbuhnya.

Untuk kasus kebocoran serambi jantung (Atrial Septal Defect) itu sudah didapatkan pasien sejak lahir, Ismawati Yahya (49) asal Pekanbaru melaksanakan operasi pada Sabtu (16/11) lalu tersebut mengalami sesak nafas saat melakukan aktivitas sehari-hari.

"Ada bocoran diantara kedua serambi jantung sejak lahir, berjalan sedikit terasa sesak. Dengan pertimbangan akan hal itu, maka langkah terakhir dengan dioperasi untuk menutup lobang yang bocor tersebut," katanya.

Dikatakan dia, banyaknya usia produktif yang mengalami penyakit jantung, salah satu penyebabnya karena gaya hidup sebabkan merokok, obesitas, gula, kolesterol serta darah tinggi patut diwaspadai. Sebab, gejala seseorang terkena penyakit jantung memiliki gejala yang berbeda-beda.

"Secara garis besar kalau sudah mengalami sesak nafas, nyeri dada dan lainnya bisa segera periksakan kesehatan. Karena jenis penyakit jantung ini ada yang bawaan, katup, koroner serta ada pula yang gabungan. kalau pasien dewasa paling sering itu jantung koroner," jelasnya.

Sama halnya dengan itu, proses operasinya juga berbeda beda, paling cepat memakan waktu 90 menit hingga lama lebih dari tiga jam, mulai dari sayatan hingga menutup. Tergantung juga pasien apakah memiliki penyakit lainnya.

Labih lanjut Direktur RSUD Arifin Achmad mengatakan, bahwa melalui ini ingin menyampaikan kepada masyarakat, kalau RSUD Arifin Achmad sudah memiliki pelayanan jantung terpadu yang mudah-mudahan dalam tahun depan bisa segera diresmikan.

Bachriza Bachtiar salah seorang pasien asal Pekanbaru sukses menjalani operasi jantung di RSUD Arifin Achmad menceritakan bagaimana perasaannya usai melaksanakan operasi.

Sebelumnya, ia mengalami penyempitan pembuluh darah atau CHD mengaku awalnya masih ragu memilih RSUD AA sebagai tempat untuk melakukan operasi jantung bypass. Keraguan ini pun ditambah dengan anggapan orang-orang sekitar.

"Karena banyak tahunya untuk pelayanan jantung ada di RS lainnya. Sempat dapat tawaran dari dokter Dyah untuk operasi 2018 lalu, tapi saya masih ragu saat itu," cerita pria yang genap berusia 62 tahun tersebut.(rls/lim)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

1 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

1 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

1 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago