soal-bantuan-anggota-dprd-pekanbaru-minta-warga-bersabar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bantuan sembako yang dikucurkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, saat ini dalam tahap validasi data. Salah seorang anggota DPRD Pekanbaru mengimbau warga Pekanbaru bersabar karena tahapan tersebut sedang dalam proses.
"Pemerintah sudah geser anggaran. Tentu semua ini ada proses. Karena yang digunakan ini uang negara, dan ada pertanggungjawabannya," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Demokrat, Sigit Yuwono ST, kepada wartawan, Senin (20/4/2020).
Menurutnya, proses ini perlu dilakukan agar bantuan yang diserahkan dan dikucurkan di tengah masyarakat dan tepat sasaran, serta tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. Baik dari segi penggunaan maupun mekanisme tahapannya.
"Tentu masyarakat yang menerima harus didata terlebih dahulu. Tidak serta-merta Walikota Pekanbaru ngomong hari ini lalu cair. Kan tidak mungkin seperti itu," jelasnya.
Dia mencontohkan, ketika orang memasak di dapur, tentu ada proses hingga apa yang dimasak menghasilkan. Begitu juga dengan proses penggunaan anggaran.
"Niat pemerintah baik, takutnya nanti jadi masalah di kemudian hari. Dan kami imbau, masyarakat Pekanbaru agar bersabar untuk menunggu proses bantuan dari pemerintah," pintanya.
Selain itu, dia juga meminta agar seluruh elemen masyarakat bahu-membahu dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 saat ini. Sebab, dalam menjalani musibah ini pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Butuh bantuan dari seluruh unsur jajaran.
"Situasi ini, kita kan sama-sama merasakan. Apakah itu pedagang, pekerja harian, semua terdampak. Dan satu lagi, kita jangan saling menyalahkan. Kalau kita punya masukan ayo beri masukan," tutupnya.
Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…