Jumat, 20 Maret 2026
- Advertisement -

Puluhan Pengendara Terjaring Razia Gabungan

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Puluhan pengendara terjaring razia gabungan yang dilakukan oleh Bapenda, Ditlantas Polda Riau, Jasa Raharja dan Dishub. Lokasi tepatnya di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Selasa (19/11).

Dari banyaknya kendaraan yang lewat, didominasi sepeda motor yang terjaring razia. Diantaranya, tidak lengkapnya surat kendaraan, pajak kendaraan mati dan kurang lengkapnya atribut berkendara

Tak sedikit kendaraan berbalik arah guna menghindari pemeriksaan petugas, sehingga mengganggu kendaraan lain yang melintas.

Menurut keterangan dari Kasubid Penerimaan Pajak Bermotor, Bambang Ferianto mengatakan, sasarannya masalah kendaraan bermotor dan bisa langsung membayar pajak ditempat. “Untuk saat ini masih didominasi kendaraan yang terjaring. Hasil lengkapnya nanti akan di share,” ucapnya.

Baca Juga:  Bikin Kejutan, Gregoria Mariska  Singkirkan No 1 Dunia dari Jepang

Pengendara sepeda motor yang terjaring razia Eko mengaku, tidak membawa STNK karena sedang perpanjangan pajak. Sehingga petugas melakukan tilang padanya.

Kemudian pengendara lainnya Beni merasa kesal karena katanya pemutihan. “Kalau memang ada razia polisi dibuat juga dong plang polisi

Ini enggak. Seperti jebakan. Spion tidak lengkap satu. Kena tilang juga,” ujarnya. (*3)
Laporan Muslim Nurdin
Editor: Deslina

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Puluhan pengendara terjaring razia gabungan yang dilakukan oleh Bapenda, Ditlantas Polda Riau, Jasa Raharja dan Dishub. Lokasi tepatnya di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Selasa (19/11).

Dari banyaknya kendaraan yang lewat, didominasi sepeda motor yang terjaring razia. Diantaranya, tidak lengkapnya surat kendaraan, pajak kendaraan mati dan kurang lengkapnya atribut berkendara

Tak sedikit kendaraan berbalik arah guna menghindari pemeriksaan petugas, sehingga mengganggu kendaraan lain yang melintas.

Menurut keterangan dari Kasubid Penerimaan Pajak Bermotor, Bambang Ferianto mengatakan, sasarannya masalah kendaraan bermotor dan bisa langsung membayar pajak ditempat. “Untuk saat ini masih didominasi kendaraan yang terjaring. Hasil lengkapnya nanti akan di share,” ucapnya.

Baca Juga:  Ditutup setelah 13 Hari Fungsional

Pengendara sepeda motor yang terjaring razia Eko mengaku, tidak membawa STNK karena sedang perpanjangan pajak. Sehingga petugas melakukan tilang padanya.

- Advertisement -

Kemudian pengendara lainnya Beni merasa kesal karena katanya pemutihan. “Kalau memang ada razia polisi dibuat juga dong plang polisi

Ini enggak. Seperti jebakan. Spion tidak lengkap satu. Kena tilang juga,” ujarnya. (*3)
Laporan Muslim Nurdin
Editor: Deslina
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Puluhan pengendara terjaring razia gabungan yang dilakukan oleh Bapenda, Ditlantas Polda Riau, Jasa Raharja dan Dishub. Lokasi tepatnya di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Selasa (19/11).

Dari banyaknya kendaraan yang lewat, didominasi sepeda motor yang terjaring razia. Diantaranya, tidak lengkapnya surat kendaraan, pajak kendaraan mati dan kurang lengkapnya atribut berkendara

Tak sedikit kendaraan berbalik arah guna menghindari pemeriksaan petugas, sehingga mengganggu kendaraan lain yang melintas.

Menurut keterangan dari Kasubid Penerimaan Pajak Bermotor, Bambang Ferianto mengatakan, sasarannya masalah kendaraan bermotor dan bisa langsung membayar pajak ditempat. “Untuk saat ini masih didominasi kendaraan yang terjaring. Hasil lengkapnya nanti akan di share,” ucapnya.

Baca Juga:  BI Riau Gelar Capacity Building Tata Cara Pelaporan TPID

Pengendara sepeda motor yang terjaring razia Eko mengaku, tidak membawa STNK karena sedang perpanjangan pajak. Sehingga petugas melakukan tilang padanya.

Kemudian pengendara lainnya Beni merasa kesal karena katanya pemutihan. “Kalau memang ada razia polisi dibuat juga dong plang polisi

Ini enggak. Seperti jebakan. Spion tidak lengkap satu. Kena tilang juga,” ujarnya. (*3)
Laporan Muslim Nurdin
Editor: Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari