Categories: Pekanbaru

Dugaan Pungli Pejabat Disdik Masih Diproses Inspektorat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam proses di Inspektorat Kota Pekanbaru, Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru berinisial D saat ini masih menjabat dan bertugas seperti biasanya. Pemeriksaan terhadap D terkait dugaan pungutan liar (pungli) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Masih bertugas seperti biasanya Kabid SD ini tak ditampik Kepala Disdik Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas saat dikonfirmasi, Senin (18/4). Ismardi mengetahui adanya pemeriksaan terhadap bawahannya tersebut. "Saya belum tahu hasil (pemeriksaan, red)-nya. Masih di inspektorat, " kata dia.

Karena proses masih bergulir di Inspektorat Kota Pekanbaru, Ismardi mengaku belum bisa berkomentar banyak. Namun tak ditampiknya, Kabid SD tersebut masih bertugas. "Jadi saya belum bisa mengomentari apakah itu memang pungli atau karena laporan. Sejauh ini yang bersangkutan masih (bertugas,red)," paparnya.

Langkah apapun belum diambil kata Ismardi karena pihaknya belum mengetahui hasil pemeriksaan di Inspektorat Kota Pekanbaru seperti apa. "Karena kami belum tahu hasil (pemeriksaan, red) di Inspektorat seperti apa. Setelah ada hasil kami baru bisa ambil langkah," paparnya.

Terkait dugaan pungli yang terjadi di Disdik Kota Pekanbaru, Ismardi menyebut sudah selalu mewanti-wanti agar tak dilakukan.

"Pada jajaran kami selalu sampaikan, jangan ada pungli. Apalagi ini dekat mau PPDB," jawabannya.

Kabid SD Disdik Kota Pekanbaru diduga terkait dengan pungli terhadap dana BOS. Pungli diduga dilakukan sebesar sekian persen pada sekolah-sekolah yang di-merger atau digabungkan.

Penindakan terhadap dugaan pungli ini santer disebut dalam bentuk Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Inspektorat Kota Pekanbaru di Jalan Riau beberapa waktu lalu.

Namun, Inspektorat Kota Pekanbaru membantah penanganan yang dilakukan disebut OTT. Namun lebih pada pencegahan atas temuan internal.

Terkait perkembangan penanganan di Inspektorat Kota Pekanbaru saat ini, Inspektur Kota Pekanbaru Syamsuir dikonfirmasi belum menjelaskan secara gamblang. "Besoklah kita ketemu (saya jelaskan, red)," katanya melalui sambungan telepon.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…

19 jam ago

Tambang Emas Ilegal Ditertibkan, 5 Rakit PETI Dibakar di Lokasi

Aparat gabungan Polsek dan Koramil musnahkan 5 rakit PETI di Kuantan Hilir. Penertiban dilakukan untuk…

20 jam ago

Tak Hujan Tapi Banjir, Jalan Pelita Pekanbaru Bikin Warga Resah

Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…

20 jam ago

Laporkan Sampah Menumpuk, Warga Ini Malah Dapat Reward dari Pemko Pekanbaru

Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…

20 jam ago

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…

2 hari ago

Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…

2 hari ago