dinas-pupr-siagakan-alat-berat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, menyiagakan alat berat di lokasi-lokasi rawan. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi bencana terutama longsor pada mudik lebaran tahun 2022.
Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Arif Setiawan melalui Kepala Bidang Bina Marga Ali Subagio mengatakan, untuk menyiapkan hal tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada setiap wilayah kabupaten/kota.
"Untuk persiapan menghadapi mudik Lebaran, kami menyiapkan posko pengendalian peralatan di masing-masing UPT Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah 1 sampai 6," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, masing-masing posko disiapkan satu set alat berat, terdiri dari motor grader, vibro roller, excavator dan lainnya. Termasuk juga personel yang siaga 24 jam secara bergantian.
"Jadi alat berat ini kami siagakan jelang dan saat Lebaran, selain peralatan petugas di UPT juga untuk siaga. Hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana yang tak kita inginkan seperti longsor, peralatan langsung kita turunkan ke lokasi," ujarnya.
Selain itu, lanjut Ali, untuk menjamin kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini, pihaknya juga saat ini fokus melakukan pemeliharaan dan peningkatan jalan provinsi.
"Untuk antisipasi mudik Lebaran, kalau jalan provinsi yang rusak akan kami perbaiki. Terutama jalan-jalan provinsi yang menghubungkan kabupaten dan kota. Sedangkan jalan yang menghubungkan antar provinsi itu kewenangan pelaksana jalan nasional," sebutnya.(sol)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…