Categories: Pekanbaru

Kenali Lingkungan dan Diri saat Karantina Mandiri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Karantina mandiri jadi salah atau upaya paling efektif untuk ikut memutus mata rantai penyebaran pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang kini masih mewabah di dunia. Saat menjalankan ini, masyarakat harus tetap bisa produktif. Kenali diri, jangan menjadi pribadi yang konsumtif serta tetap berperan dalam menjaga lingkungan.

Berbagai upaya dilakukan banyak pihak untuk membatasi penyebaran penyakit ini.  Selain rekomendasi seperti sering mencuci tangan dan menghindari menyentuh mulut dan mata, serta menerapkan physical distancing dan social distancing, langkah-langkah yang lebih serius dapat diambil untuk menyetop penyebaran Covid-19 dengan karantina diri.

Dalam masa pandemi Covid-19, karantina mandiri yang disarankan oleh pemerintah adalah selama 14 hari. Karena dalam rentang waktu tersebut dapat diketahui seseorang tertular atau menulari orang lain atau tidak. Berdiam diri di rumah dalam masa karantina mandiri bukan berarti memberikan alasan dan kesempatan untuk bermalas-malasan. Justru saat karantina mandiri seseorang memiliki kesempatan dan waktu lebih untuk disiplin menjaga kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan dan menggali potensi diri yang ada.

Kedisiplinan yang bisa diterapkan adalah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, haruslah terencana dengan membuat daftar hal yang paling dibutuhkan. Selain efektif, ini juga bisa menghemat pengeluaran sebagai antisipasi pendapatan yang menurun akibat Covid-19. Kemudian juga, selama menjalani karantina, masyarakat bisa berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik. Belajar menggunakan barang-barang daur ulang bisa jadi pilihan.

Pakar Lingkungan Hidup dari Universitas Riau Tengku Ariful, Sabtu (18/4), pada Riau Pos memaparkan, yang harus dilakukan dalam masa karantina mandiri  sebenarnya adalah memperbanyak aktivitas yang sifatnya membangun pengetahuan dan wawasan. ’’Intinya adalah kita disuruh sungguh-sungguh mempelajari diri kita, lingkungan kita dan tata komunikasi sesama kita,’’ kata dia.

Juga hal yang penting adalah jangan membangun budaya yang konsumtif. Membeli dan menumpuk barang yang belum tentu berguna Hingg akhirnya hanya akan berakhir di tempat sampah mengotori lingkungan. ’’Harus disiplin,  jangan membangun budaya konsumtif. Konsumsi makanan dan  minuman yang sehat. Bukan apa yang enak, tapi yang baik untuk tubuh. Imunitas tubuh ditingkatkan dengan berolahraga dan banyak beribadah,’’ singkatnya.(ose)

Laporan M ALI NURMAN, Pekanbaru

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Langgar Aturan Keimigrasian, Seorang Perempuan WN Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menindak tegas WN Malaysia berinisial MMM dengan sanksi deportasi…

19 jam ago

Titik Api Baru Muncul di Batang Gansal, Tim Gabungan Berpacu Padamkan Karhutla Inhu

Titik Karhutla baru melanda 20 hektare lahan di Batang Gansal, Inhu. Upaya pemadaman tim gabungan…

19 jam ago

Galodo Terjang Solok: Kantor Bupati Hingga Jalur Utama Solok-Padang Lumpuh Total

Banjir bandang (galodo) menerjang Kabupaten Solok pada Senin malam. Akses jalan utama Solok-Padang lumpuh total…

19 jam ago

Tujuh Pejabat Utama dan Kapolsek di Polres Kuansing Resmi Berganti

Tujuh posisi strategis di Polres Kuansing resmi berganti melalui sertijab yang dipimpin Kapolres AKBP Hidayat…

20 jam ago

Sertijab di Polres Rohul: Kasat Lantas dan Dua Kapolsek Resmi Berganti

Tiga posisi strategis di Polres Rohul resmi berganti. Kasatlantas serta Kapolsek Kunto Darussalam dan Rambah…

22 jam ago

Ukir Prestasi di Malang, MAN 1 Pekanbaru Rebut Medali Perak OSN 2026

Siswa MAN 1 Pekanbaru berhasil memboyong medali perak bidang Informatika dan predikat Best Business Case…

23 jam ago