Categories: Olahraga

Gelombang Penundaan Race Tak Terbendung

BERLIN (RIAUPOS.CO) — Gelombang penundaan ajang balapan dunia akibat pandemi Covid-19 belum bisa dibendung. Dua race yang sedianya berlangsung di Jerman pada 21 Juni nanti resmi ditunda dan dibatalkan. Pertama, MotoGP Jerman di Sachsenring. Kedua balapan Formula E di halaman Berlin.

”Kami sedang berkomunikasi dengan Dorna (penyelenggara MotoGP, red) dan otoritas terkait untuk menyiapkan jadwal baru balapan di Sachsenring,” tulis pernyataan resmi penyelenggara GP Jerman ADAC (Asosiasi Olahraga Otomotif Jerman) sebagaimana dikutip Crash.

Upaya tersebut menyusul kebijakan pemerintah Jerman yang memperpanjang larangan kegiatan berskala besar hingga 31 Agustus 2020. ”Kesehatan dan keselamatan fans serta semua orang yang terlibat (dalam balapan, red) selalu menjadi prioritas utama kami,” urai ADAC.

Selanjutnya, tiket yang sudah dibeli tetap berlaku untuk tanggal baru yang akan diumumkan berikutnya. Tahun lalu, sekitar 201 ribu fans meramaikan pergelaran GP Jerman. Jumlah tersebut merupakan terbanyak ketiga setelah GP Thailand (226 ribu penonton) dan GP Prancis (206 ribu penonton) pada musim 2019.

GP Jerman menyusul delapan balapan musim ini yang sebelumnya dibatalkan ataupun ditunda. Alhasil, race terdekat berikutnya yang mungkin bisa dijadikan seri pembuka MotoGP musim ini bergeser ke Belanda. Di Sirkuit Assen pada 28 Juni mendatang. Namun, balapan tersebut juga dikabarkan bakal sulit terwujud karena Belanda pun masih berjuang mengatasi pandemi Covid-19.

Balapan FE di jalanan Berlin sedianya digelar berbarengan, tapi beda lokasi juga ikut terdampak. Padahal, balapan di Berlin itu sempat digadang-gadang menjadi race jalanan terakhir sebelum FE menggelar balapan di sirkuit permanen.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko penularan virus corona. Selain itu, enam seri terakhir rencananya digelar tertutup tanpa kehadiran penonton.

Formula E sendiri memperpanjang masa penangguhan kompetisi hingga akhir Juni 2020. Keputusan itulah yang mengharuskan Berlin E-Prix dijadwal ulang. ”Kami ingin menggelar kembali balapan sesegera mungkin,” tulis pernyataan resmi dalam situs resmi FE.

Tetapi, seperti halnya penyelenggara balapan lainnya, prioritas FE adalah memastikan kesehatan dan keselamatan semua orang yang terlibat dalam balapan. Pendiri dan Chairman FE Alejandro Agag mengaku masih berhasrat menggelar setidaknya lima atau enam balapan musim ini. ”Bagi kami, akan sangat bagus jika kami bisa menyelesaikan musim ini dengan lebih banyak balapan,” sebut Agag sebagaimana dikutip F1 Technical.(jpg)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago