Kamis, 3 April 2025
spot_img

IPHI Silaturahmi Akbar dengan Berbagi Air Zamzam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pekanbaru menggelar silaturahmi akbar dengan berbagi air zamzam. Acara digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Ahad (16/2).Turut hadir ketua umum IPHI Pusat, IPHI Pekanbaru dan IPHI Kampar.

Ketum IPHI Pusat Hj Ismed Hasan Putro dalam sambutannya mengatakan, air zamzam kelak menjadi doa untuk kembali ke Makkah atau Madinah. "IPHI harus menjadi penggerak untuk supremasi bisnis dan ekonomi. Tidak boleh diambil oleh orang yang tidak bayar zakat. Sebaiknya anak-anak bisa menjadi pengusaha," sebutnya.

Katanya, fenomena kebangkitan umat sudah nyata. Di beberapa kota yang dihadirinya secara akbar menyajikan bisnis. "Bisnis dari umat yang halal dan tayyibah. Marilah berbelanja di toko umat yang bayar zakat," ujarnya.

Baca Juga:  Seleksi Terbuka Delapan Jabatan Kepala OPD

Sementara itu Ketua IPHI Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, Disdukcapil sudah di MPP di Bapedda untuk mengurus KTP, KK dan administrasi supaya lebih cepat. Sementara kantor Bapedda di Kantor Tenayan Raya.

"IPHI Pekanbaru baru dua bulan. Sebisa mungkin untuk ikut IPHI dengan cara mengisi formulir agar terdaftar sebagai IPHI. Dengan tergabung di IPHI sangat bagus. Sebab yang tercatat baru 100 orang," terangnya yang juga Wawako Pekanbaru.

Formulir IPHI berbayar Rp50 ribu yang di dalamnya sudah termasuk dana waqaf tunai Rp25 ribu. Nantinya supaya ada kantor yang di dalamnya terdapat klinik dan warung modern. "Dengan waqaf, pahala akan mengalir terus," ucapnya. 

 

Baca Juga:  Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat

Laporan: Sofiah

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pekanbaru menggelar silaturahmi akbar dengan berbagi air zamzam. Acara digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Ahad (16/2).Turut hadir ketua umum IPHI Pusat, IPHI Pekanbaru dan IPHI Kampar.

Ketum IPHI Pusat Hj Ismed Hasan Putro dalam sambutannya mengatakan, air zamzam kelak menjadi doa untuk kembali ke Makkah atau Madinah. "IPHI harus menjadi penggerak untuk supremasi bisnis dan ekonomi. Tidak boleh diambil oleh orang yang tidak bayar zakat. Sebaiknya anak-anak bisa menjadi pengusaha," sebutnya.

Katanya, fenomena kebangkitan umat sudah nyata. Di beberapa kota yang dihadirinya secara akbar menyajikan bisnis. "Bisnis dari umat yang halal dan tayyibah. Marilah berbelanja di toko umat yang bayar zakat," ujarnya.

Baca Juga:  Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat

Sementara itu Ketua IPHI Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, Disdukcapil sudah di MPP di Bapedda untuk mengurus KTP, KK dan administrasi supaya lebih cepat. Sementara kantor Bapedda di Kantor Tenayan Raya.

"IPHI Pekanbaru baru dua bulan. Sebisa mungkin untuk ikut IPHI dengan cara mengisi formulir agar terdaftar sebagai IPHI. Dengan tergabung di IPHI sangat bagus. Sebab yang tercatat baru 100 orang," terangnya yang juga Wawako Pekanbaru.

Formulir IPHI berbayar Rp50 ribu yang di dalamnya sudah termasuk dana waqaf tunai Rp25 ribu. Nantinya supaya ada kantor yang di dalamnya terdapat klinik dan warung modern. "Dengan waqaf, pahala akan mengalir terus," ucapnya. 

 

Baca Juga:  2.000 Meter Persegi Jalan Ditambal

Laporan: Sofiah

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

IPHI Silaturahmi Akbar dengan Berbagi Air Zamzam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pekanbaru menggelar silaturahmi akbar dengan berbagi air zamzam. Acara digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Ahad (16/2).Turut hadir ketua umum IPHI Pusat, IPHI Pekanbaru dan IPHI Kampar.

Ketum IPHI Pusat Hj Ismed Hasan Putro dalam sambutannya mengatakan, air zamzam kelak menjadi doa untuk kembali ke Makkah atau Madinah. "IPHI harus menjadi penggerak untuk supremasi bisnis dan ekonomi. Tidak boleh diambil oleh orang yang tidak bayar zakat. Sebaiknya anak-anak bisa menjadi pengusaha," sebutnya.

Katanya, fenomena kebangkitan umat sudah nyata. Di beberapa kota yang dihadirinya secara akbar menyajikan bisnis. "Bisnis dari umat yang halal dan tayyibah. Marilah berbelanja di toko umat yang bayar zakat," ujarnya.

Baca Juga:  Jasad Kenzi, Bocah yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan

Sementara itu Ketua IPHI Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, Disdukcapil sudah di MPP di Bapedda untuk mengurus KTP, KK dan administrasi supaya lebih cepat. Sementara kantor Bapedda di Kantor Tenayan Raya.

"IPHI Pekanbaru baru dua bulan. Sebisa mungkin untuk ikut IPHI dengan cara mengisi formulir agar terdaftar sebagai IPHI. Dengan tergabung di IPHI sangat bagus. Sebab yang tercatat baru 100 orang," terangnya yang juga Wawako Pekanbaru.

Formulir IPHI berbayar Rp50 ribu yang di dalamnya sudah termasuk dana waqaf tunai Rp25 ribu. Nantinya supaya ada kantor yang di dalamnya terdapat klinik dan warung modern. "Dengan waqaf, pahala akan mengalir terus," ucapnya. 

 

Baca Juga:  Polisi Autopsi Jasad Bayi Z di Rohul 

Laporan: Sofiah

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pekanbaru menggelar silaturahmi akbar dengan berbagi air zamzam. Acara digelar di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Ahad (16/2).Turut hadir ketua umum IPHI Pusat, IPHI Pekanbaru dan IPHI Kampar.

Ketum IPHI Pusat Hj Ismed Hasan Putro dalam sambutannya mengatakan, air zamzam kelak menjadi doa untuk kembali ke Makkah atau Madinah. "IPHI harus menjadi penggerak untuk supremasi bisnis dan ekonomi. Tidak boleh diambil oleh orang yang tidak bayar zakat. Sebaiknya anak-anak bisa menjadi pengusaha," sebutnya.

Katanya, fenomena kebangkitan umat sudah nyata. Di beberapa kota yang dihadirinya secara akbar menyajikan bisnis. "Bisnis dari umat yang halal dan tayyibah. Marilah berbelanja di toko umat yang bayar zakat," ujarnya.

Baca Juga:  Jasad Kenzi, Bocah yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan

Sementara itu Ketua IPHI Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, Disdukcapil sudah di MPP di Bapedda untuk mengurus KTP, KK dan administrasi supaya lebih cepat. Sementara kantor Bapedda di Kantor Tenayan Raya.

"IPHI Pekanbaru baru dua bulan. Sebisa mungkin untuk ikut IPHI dengan cara mengisi formulir agar terdaftar sebagai IPHI. Dengan tergabung di IPHI sangat bagus. Sebab yang tercatat baru 100 orang," terangnya yang juga Wawako Pekanbaru.

Formulir IPHI berbayar Rp50 ribu yang di dalamnya sudah termasuk dana waqaf tunai Rp25 ribu. Nantinya supaya ada kantor yang di dalamnya terdapat klinik dan warung modern. "Dengan waqaf, pahala akan mengalir terus," ucapnya. 

 

Baca Juga:  Seleksi Terbuka Delapan Jabatan Kepala OPD

Laporan: Sofiah

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari