Categories: Pekanbaru

Kenaikan PBB 300 Persen sejak 2024

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kenaikan Pajak Bumi dan Ba­ngu­nan (PBB) belakangan menjadi sorotan banyak pihak. Hal ini menyusul demo besar-besaran di Kabupa­ten Pati, di mana masya­rakatnya protes kenaikan PBB sampai 250 persen.

Kenaikan PBB juga pernah dilakukan Pemko Pekanbaru. Kenaikannya juga disebut-sebut mencapai 300 persen.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru Victor Parulian menga­takan, PBB Pekanbaru saat ini sudah berlaku sejak 2024 lalu. Bahkan, kata Viktor, dirinya bersama beberapa anggota DPRD lain­nya, turut terlibat dalam Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Perda Kenaikan Tarif PBB dimaksud.

”Sudah (berlaku, red) sejak Januari 2024. Jauh sebelum pemerintahan (wali kota) saat ini. Perubahan Perda itu diajukan oleh Plt Wali Kota pada 2023. Kemudian kami bahas di Pansus dan disetujui. Pada 2024 awal, kalau tidak salah sudah berlaku,” sebut Victor, Kamis (14/8).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, selama hampir 2 tahun berjalan sejak kenaikan tersebut, tidak ada gejolak di masyarakat. Karena memang kenaikan tarif PBB ini didasari atas perubahan Perda.

”Dari mulai berlaku 2024 awal, aman saja. Kami minta tentu pelaksanaannya agar benar-benar tepat. Kami tentu mengawasi de­ngan maksimal dan peruntukannya juga kembali ke masyarakat,” sebut Victor.

Victor juga menilai Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sejauh ini berjalan sesuai koridor yang diharapkan masyarakat. Beberapa kebijakan dinilainya pro rakyat.

”Kami berharap banyak pada Pemko Pekanbaru. Kalau kami lihat Bapak Wali Kota sekarang ada (arah) positifnya. Parkir diturunkan, masyarakat senang. Kemudian pembangunan digesa. Kita dukung, dan tetap kita awasi,” tutupnya.(yls)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru






Reporter: Hendrawan Kariman

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

11 jam ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

11 jam ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

12 jam ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

12 jam ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

12 jam ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

13 jam ago