Categories: Kepulauan Meranti

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Di tengah kenaikan harga minyak goreng subsidi Minyakita di sejumlah daerah di Riau, harga Minyakita di Kabupaten Kepulauan Meranti masih terpantau stabil dan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET). Meski demikian, ketersediaan stok di pasaran masih terbatas dan belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan pasokan Minyakita kembali masuk ke daerah tersebut setelah dilakukan koordinasi dengan Perum Bulog.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti, Marwan melalui Sekretaris Disperindag, Miftah mengatakan distribusi Minyakita mulai kembali dilakukan ke sejumlah toko dan minimarket di daerah tersebut.

“Berkat koordinasi Pemda Meranti dengan Bulog, Minyakita kembali bisa didatangkan ke Kepulauan Meranti,” ujar Miftah, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, harga Minyakita di tingkat toko dan minimarket masih berada dalam kisaran HET yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.500 hingga Rp16.500 per liter.

Meski harga masih terkendali, jumlah pasokan dinilai belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan catatan Disperindag, selama April hingga Mei 2026 distribusi Minyakita baru dilakukan sebanyak tiga kali.

Pada 27 April 2026, sebanyak 200 dus disalurkan ke 10 toko dan minimarket. Kemudian pada 4 Mei 2026 kembali didistribusikan 260 dus ke 13 toko dan minimarket. Selanjutnya, pada 11 Mei 2026 sebanyak 180 dus kembali disalurkan ke 9 toko dan minimarket di Kepulauan Meranti.

“Kalau dihitung, pasokan itu masih jauh dari cukup. Kebutuhan masyarakat Meranti diperkirakan mencapai 200 ribu liter per bulan,” katanya.

Untuk menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi kelangkaan, Disperindag mengimbau seluruh toko dan minimarket agar tetap menjual Minyakita sesuai HET.

“Kami mengimbau agar tidak ada yang menjual di atas harga HET supaya daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Selain itu, pembelian Minyakita juga dibatasi maksimal dua bungkus per orang guna mencegah penimbunan maupun pembelian berlebihan.(wir)

Redaksi

Recent Posts

10 Jalur Lolos ke Hari Ketiga, Pacu Jalur Rayon II Disaksikan Ribuan Penonton

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…

23 jam ago

Suhardiman Amby Terima Dua Penghargaan Nasional Langsung dari Menteri Agama

Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…

23 jam ago

Mahasiswa ITB Indragiri Bikin Agroeduwisata, Pengunjung Bisa Petik Melon Langsung

Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…

24 jam ago

Sempat Hilang Saat Mancing, Riki Ditemukan Tak Bernyawa di Danau PLTA Koto Panjang

Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…

24 jam ago

Hari Pertama Pacu Jalur Rayon II Berlangsung Meriah, 10 Jalur Lolos ke Babak Ketiga

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…

2 hari ago

Ribuan Peserta Tumpah Ruah, Pawai Taaruf MTQ Riau Bikin Teluk Kuantan Macet Total

Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…

2 hari ago