Categories: Pekanbaru

Reaktif, Tiga Warga Dibawa ke RSD Madani

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) kembali dilakukan tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru, Senin (12/7) malam. Dari hasil tes swab antigen kepada pengunjung kafe, tiga orang memiliki hasil reaktif dan langsung dibawa ke RSD Madani Pekanbaru.

Tiga orang ini adalah bagian dari puluhan orang yang terjaring razia prokes di sejumlah tempat kuliner. Kasatpol PP Kota Pekanbaru Iwan Simatupang, melalui Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Fakhrudin mengatakan, tiga orang yang berstatus reaktif Covid-19 langsung dibawa ke RSD Madani.

"Tiga orang reaktif berdasarkan hasil tes swab antigen yang dilaksanakan langsung di lokasi operasi penertiban pengetatan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, red)," jelasnya.

Ia mengungkapkan, penertiban pengetatan PPKM itu dilakukan tim satgas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Pekanbaru, Polri, TNI, BPBD Kota Pekanbaru, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru,

dibantu tim dari RSD Madani Pekanbaru. Tak hanya membawa tiga orang reaktif ke RSD Madani, tim juga menyita sebanyak 15 kursi dari pelaku usaha yang membandel.

"Pelaku usaha ini tetap melayani pembeli makan di tempat padahal sudah di atas jam yang ditentukan," jelas Fakhrudin.

Ia merinci ada beberapa lokasi kuliner yang didatangi petugas malam itu. Di antaranya, Gerobak Bandrek Jalan Riau, Pecel Lele di Jalan Tuanku Tambusai. "Di sini ada lima pelaku usaha dan pengunjung kami lakukan tes swab antigen. Hasilnya negatif Covid-19. 15 kursi kami sita untuk dibawa ke Mako Satpol PP," paparnya.

Usai di lokasi di atas, tim satgas gabungan melanjutkan operasi penertiban ke Jalan Taskurun, tepatnya di usaha nasi goreng Simpang Bukik, Kecamatan Marpoyan Damai. Di sana, dilakukan tes swab antigen terhadap 20 orang yang terdiri dari 18 pengunjung ditambah dua orang karyawan. Hasilnya, dua laki-laki dinyatakan reaktif Covid-19 dan dibawa ke RSD Madani.

Kemudian dilanjutkan penertiban di Bakso Sedap Harum, Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai. Di sana, lagi- lagi petugas mendapati satu orang laki- laki reaktif Covid-19.

"Di bakso ini ada 14 orang terdiri dari pengunjung dan pelaku usaha yang dites swab antigen. Hasilnya, satu orang reaktif covid-19. Jadi total untuk warga yang reaktif covid-19 ada tiga orang," tuturnya.(ali)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

20 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

20 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

20 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

20 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

22 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

22 jam ago