kesehatan-hewan-kurban-mulai-diperiksa
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mendekati Hari Raya Iduladha 1442 H, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah peternakan dan pedagang. Selasa (13/7), pemeriksaan dilakukan di peternakan sapi, Jalan Melati, Kecamatan Tenayan Raya.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kualitas hewan kurban. Kasi Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru drh M I Rita Setyawati menjelaskan, pemeriksaan antemortem dilakukan guna memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban. Seperti pemeriksaan umur, mata, hidung, gigi dan aktivitas hewan kurban.
Nantinya, setelah dilakukan pemeriksaan akan dikeluarkan surat kesehatan hewan dan surat izin potong apabila hewan dinyatakan sehat dan layak dilakukan pemotongan kurban.
"Apabila hewan yang ada ini sehat akan kami sertakan surat keterangan kesehatan hewan yang kami berikan kepada peternak ataupun pedagang untuk nantinya diserahkan ke masjid saat pengantaran sapi jelang kurban," katanya, kemarin.
Lanjut Rita, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 40 hewan kurban yang terdiri dari sapi berjenis limosin, lokal, dan bali. Dan semuanya sehat dan siap untuk dijual kepada masyarakat. "Untuk pemeriksaan kesehatan hewan ini sudah
pasti wajib. Apalagi ini sapi di luar Provinsi Riau seperti sapi jenis bali. Biasanya sapi jenis ini punya penyakit yang namanya jemrana dan ini yang kami cek dan pastikan sudah aman dari penyakit tersebut," ungkapnya.
Sementara itu, pemilik peternakan kandang sapi Melati Ivan mengaku sebelum puluhan sapi miliknya sampai ke Pekanbaru, ia terlebih dahulu memberikan perawatan khusus agar sapi tidak stres dan sakit.
Sapi diberi makanan dan vitamin yang diresepkan oleh dokter hewan. Dan pihaknya juga meminta kepada dinas terkait untuk melakukan pengecekan kesehatan sebelum dijual kepada masyarakat.
"Kalau untuk harga mulai dari Rp16 juta hingga Rp17 juta dan juga ada yang mulai dari Rp30 juta dengan jenis tertentu," ujarnya.(ayi)
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…
SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…
Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…