Categories: Pekanbaru

Jangan Tunda-Tunda untuk Vaksinasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Capaian vaksinasi masyarakat Kota Pekanbaru hingga Desember mesti digesa. Ini supaya target herd immunity bisa terwujud, sehingga Pekanbaru tahun depan sudah bisa normal seperti sedia kala.

Untuk percepatan vaksinasi ini, disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama ST, perlu kesadaran sendiri dari masyarakat. Dia pun mengimbau supaya warga yang belum vaksin untuk segera divaksin.

"Jangan tunda-tunda untuk di vaksin, segera lah karena tujuannya jelas untuk meningkatkan dan membentuk kekebalan tubuh dari penularan Covid-19," kata Ginda.

Politisi milenial dari Fraksi Gerindra DPRD Kota Pekanbaru ini minta supaya masyarakat yang ingin divaksin diminta untuk datang langsung ke lokasi vaksinasi massal, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta.

"Langsung gerak menuju tempat-tempat yang telah ditentukan pemerintah untuk melaksanakan vaksin. Vaksin aman dan halal tentunya," paparnya lagi.

Saat ini, Pemko sedang menggesa percepatan vaksinasi kaum lansia. Bahkan sudah membentuk tim untuk door to door, guna mencapai target 60 persen lansia divaksinasi.

"Mari kita dukung program vaksinasi ini membantu pemerintah. Bagi yang belum ataupun lansia jangan menunggu-nunggu, karena vaksin nanti kedepanya  juga akan antre dari pusat," harapnya.

Tujuan lain dari vaksinasi ini ialah supaya status level PPKM Pekanbaru bisa turun ke level 1. "Namun begitu juga prokes jangan abaikan, terus terapkan prokes, dan jadikan stayle sebagai pelindung diri," tutur Ginda.

Sebelumnya Pemko Pekanbaru melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19, terus berupaya melakukan percepatan penyuntikan vaksin terhadap warga lanjut usia (lansia) guna mengejar target 60 persen.

Seperti ditegaskan Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus  MT. Dia menyebutkan, data Dinas Kesehatan vaksinasi lansia baru berkisar di atas 50 persen dari target 70.384 orang. Sementara untuk bisa masuk ke PPKM level 1, itu vaksinasi lansia  harus 60 persen.

"Jadi kita masih butuh 11 ribu lagi warga lanjut usia untuk divaksin, agar indikator PPKM level 1 bisa terpenuhi, mudah-mudahan jelang evaluasi nanti sudah bisa dicapai," kata Firdaus.

Untuk percepatan ini, wali kota juga telah menginstruksikan kepada seluruh puskesmas, ada 21 Puskesmas dibantu kecamatan, kelurahan, RT dan RW agar membagi tugas menuntaskan vaksinasi 11 ribu lansia lagi.

"Dengan adanya pembagian tugas itu, harapan kita target vaksinasi 60 persen lansia bisa tercapai sebelum berakhirnya penerapan PPKM level 2 tahap keempat pada 22 November mendatang," ungkap wali kota.(gus/rio)

Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

18 jam ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

19 jam ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

19 jam ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

19 jam ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

20 jam ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

20 jam ago