Rinal, ayah korban memperlihatkan kabel fiber optik yang menjuntai dan melintang di Jalan Inpres, Pekabaru, Selasa (11/11/2025). Kabel FO ini sempat melukai bagian leher Rinal dan anaknya bernama Shakira saat melintas di kawasan tersebut. MHD AKHWAN/RIAUPOS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lagi-lagi kabel menjuntai dan melintang di badan jalan memakan korban. Kali ini, seorang siswi SMA di Pekanbaru bernama Shakira mengalami luka di leher dan tangan setelah terkena kabel fiber optik (FO) yang menggantung rendah di Jalan Inpres, tepat di depan Jalan Kulim, Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (11/11).
Peristiwa itu terjadi saat Shakira pulang sekolah dan dijemput ayahnya, Rinal. Saat melintas di lokasi, keduanya tiba-tiba tersangkut kabel yang diduga terputus dan menjuntai ke badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, Shakira terpental dan mengalami luka di leher serta jari tangan. Sementara sang ayah juga menderita luka di bagian leher.
“Kabel itu melintang di tengah jalan. Anak saya kena di leher dan tangannya sampai luka. Saya juga kena di leher,” ujar Rinal, ayah korban, saat ditemui di lokasi kejadian.
Warga sekitar mengaku sebelumnya melihat seseorang memasang kabel fiber optik di kawasan itu beberapa waktu lalu. Namun hingga kini, kabel tersebut belum ditertibkan dan masih banyak kabel serupa yang menggantung rendah di jalan.
“Sebelum kejadian memang ada orang yang pasang kabel, kalau tidak salah pakai baju warna biru,” kata Fauzan, warga sekitar.
Warga berharap pihak terkait segera menertibkan kabel-kabel fiber optik yang menjuntai di sepanjang jalan. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia layanan internet yang diduga memasang kabel di lokasi tersebut. Identitas pemilik kabel jaringan juga masih belum diketahui.
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…