Kepala Bagian Hukum Setko Pekanbaru Edi Susanto
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan revisi Perda Nomor 3 Tahun 2002 tentang Hiburan Umum. Ada beberapa poin penting yang perlu direvisi agar mendapatkan kepastian hukum.
Kepala Bagian Hukum Setko Pekanbaru Edi Susanto mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya revisi pada tahun 2023 lalu. Hanya saja, waktu untuk revisi Perda tersebut tidak cukup.
”Tahun kemarin kan tidak keburu, kita usulkan lagi tahun ini, sekarang NA (naskah akademik, red) dengan draftnya sudah kita siapkan. Mudah-mudahan habis puasa ini kita sudah ajukan ke Bapem Perda untuk dibahas,” ungkap Edi Ahad (10/3).
Dikatakannya, ada beberapa poin penting yang akan direvisi pada Perda tersebut. Di antaranya berkaitan dengan jam operasional dan lokalitas tempat hiburan.
”Pertama koreksi jam operasional dari tempat hiburan, itu yang paling penting, kita akan mencoba untuk melokalitas tempat hiburan,” tambahnya.
Nantinya, aturan itu akan dicocokkan dengan aturan lainnnya. Menurutnya, dalam perda itu ada yang rancu. ”Perda nomor 3 itu agak rancu, jarak 1.000 meter dari pusat pendidikan dan rumah ibadah tidak boleh ada tempat hiburan. Tapi sekarang banyak yang seperti itu, karena kenapa dia ada di kompleks pertokoan. Walaupun 1.000 meter dari masjid, dia berada di kompleks pertokoan, ada di komplek perhotelan, atau merupakan fasilitas hotel,” jelasnya.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan kajian lagi agar kerancuan tersebut dapat kepastian. Namun sebelum itu, pihaknya akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan seluruh elemen masyarakat.
”Sebelum itu kita akan FGD dengan tokoh-tokoh masyarakat, agama, dan semua elemen,” ucapnya. Menurutnya, jika pembahasan Perda Hiburan Umum itu dapat dilakukan secara marathon oleh DPRD, diperkirakan Perda yang baru dapat ditetapkan pada Desember 2024. Namun Jika tidak diselesaikan tahun ini, besar kemungkinan akan dilakukan ulang tahun depan.(ilo)
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…