Categories: Pekanbaru

Pastikan Tempat Usaha Terapkan SE Ramadan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan pengawasan terhadap sejumlah tempat usaha selama bulan suci Ramadan 1445 H. Pengawasan dilakukan untuk menjaga ketertiban umum masyarakat.

Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Muflihun SSTP MAP mengatakan, pemko telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Pekanbaru Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Aktivitas pada Bulan Suci Ramadan 1445 H/ 2024 M di Kota Pekan­baru.

Salah satu hal yang diatur dan dalam SE tersebut adalah semua tempat hiburan malam (THM) ditutup. Penutupan itu juga sudah disepakati Pemko Pekanbaru bersama Forkopimda.

Tak hanya tempat hiburan, tempat pijat kesehatan atau refleksi hingga warnet dan rental Playstation juga ditutup selama Ramadan. Bagi pelaku usaha yang melanggar akan dikenakan sanksi.

”Kalau mereka melanggar aturan, kami akan sanksi mereka sesuai dengan perda yang ada. Kita sudah ada perda yang mengatur itu jikamereka melanggar,” tegas Pj Wako, Senin (11/3).

Ia memastikan nantinya Pemko Pekanbaru melalui Satpol PP bersama TNI dan Polri akan melakukan razia ataupun patroli. Mereka akan meninjau tempat-tempat hiburan hingga pijat refleksi untuk memastikan bahwa mereka tutup.

”Jadi nanti tim yustisi dibantu TNI dan Polri akan melaksanakan razia ke beberapa tempat apakah mereka (pelaku usaha, red) mengikuti SE atau tidak,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Pekanbaru Nomor 15 Tahun 2024 Tentang Pedoman Aktivitas pada Bulan Suci Ramadan 1445 H/ 2024 M di Kota Pekanbaru, tempat hiburan umum di antaranya karaoke/KTV, pub dan klub malam/diskotik, biliar, termasuk tempat hiburan yang menyatu dengan fasiltas hotel ditutup selama bulan suci Ramadan.

Tak hanya tempat hiburan, tempat pijat kesehatan/refleksi juga ditutup selama bulan suci Ramadan. Begitu juga dengan warnet maupun Playstation yang ditutup selama Ramadan.

Selain itu, SE itu juga mengatur tentang aktivitas rumah makan, restoran, warung, pedagang kaki lima, maupun kafe. Mereka hanya dapat dibuka penuh pada pukul 16.00 WIB hingga 05.00 WIB. Sementara dari pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB hanya boleh melayani take away atau pesan antar.

Sementara pelaku usaha rumah makan yang melayani nonmuslim boleh buka dengan syarat mendapatkan izin dari Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pekanbaru.

Satpol PP Siap Lakukan
Pengawasan

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengatakan, seluruh tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru ditutup atau tidak beroperasi selama bulan suci Ramadan. Pihaknya bersama aparat gabungan bakal mengawasi untuk mengantisipasi adanya pengelola yang melanggar.

”Tentunya bakal ada sanksi yang diberikan kepada pengelola yang nekat melanggar aturan yang telah dituangkan dalam SE tersebut,” tegasnya, Senin (11/3).

Ia menjelaskan, fokus pengawasan selama Ramadan ini tidak hanya kepada tempat hiburan malam saja. Pihaknya juga mengawasi restoran dan rumah makan. Di mana sesuai SE, restoran dan rumah makan tetap buka dengan hanya melayani take away di siang hari.

”Restoran, rumah makan, warung kaki lima, kedai kopi, kafe dan sejenisnya dapat dibuka tetapi khusus melayani take away dari pukul 06.00 WIB-16.00 WIB. Kemudian, pukul 16.00 WIB- 05-00 WIB dapat melayani makan di tempat dan juga take away,” jelasnya.

”Untuk usaha bakery tetap buka, tapi take away sifatnya, boleh buka tapi tidak boleh makan di tempat. Boleh melayani makan di tempat dari pukul 16.00 WIB-05.00 WIB. Kita lakukan upaya antisipasi gangguan trantibum dan pekat, yang merusak aktivitas dalam bulan suci Ramadan,” ungkapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang tidak beragama Islam/non muslim untuk menghormati umat Islam yang tengah menjalani ibadah puasa, agar tercipta kerukunan antar umat beragama secara berkesinambungan demi terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa.(ilo/dof/yls)

Laporan TIM RIAU POS, PEKANBARU

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…

9 jam ago

Masih Ada 3.350 Kursi Kosong di SD Negeri Pekanbaru, Ini Sebaran Lengkapnya

Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…

9 jam ago

Ribuan Warga Antusias Ikuti Fun Walk Mitsubishi Motors dan Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru

Fun Walk Mitsubishi Motors bersama Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru berlangsung meriah, menghadirkan olahraga,…

9 jam ago

Hakim Vonis IRT Bersalah Usai Hina Dokter Spesialis, Dijatuhi Denda Rp5 Juta

IRT di Pekanbaru divonis bersalah atas tindak pidana penghinaan terhadap seorang dokter spesialis dan dijatuhi…

9 jam ago

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

1 hari ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

1 hari ago