Pengendara kesulitan melewati Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai yang rusak parah dan belum dilakukan perbaikan, Ahad (10/3/2024). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru memastikan proses perbaikan jalan rusak terus berjalan. Tidak hanya melakukan sistem overlay atau pengaspalan ulang, tapi juga sistem sambal sulam.
”Kami memastikan proses tambal sulam terus berlanjut ke ruas jalan lainnya di Kota Pekanbaru,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, Senin (11/3).
Menurutnya, kondisi jalan yang dilakukan tambal sulam memang butuh perbaikan. Ia menyebut bahwa tim Dinas PUPR Kota Pekanbaru sudah melakukan tambal sulam di ratusan titik jalan rusak.
Mereka sudah melakukan tambal sulam di hampir 200 titik jalan rusak sejak Januari hingga Maret 2024. Ratusan titik jalan rusak ini menyebar di sejumlah ruas jalan.
”Kami sudah melakukan tambal sulam di ratusan titik, lokasi ada di belasan ruas jalan kota,” sebutnya.
Edward menambahkan bahwa proses tambal sulam berlanjut hingga April dan Mei. Ia menyebut ada sekitar 13 ruas jalan lagi yang bakal dilakukan rehabilitasi dan tambal sulam.
Sejumlah ruas yang sudah ditambal sulam yakni Jalan Cendrawasih, Jalan Kereta Api hingga Jalan Belimbing. Mereka juga melakukan tambal sulam terhadap sejumlah ruas jalan di Kecamatan Payung Sekaki.
”Seperti di Jalan Kulim dan sekitarnya, kita sudah lakukan tambal sulam di sana,” terangnya.(ilo)
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…
Penjualan kambing kurban di Pekanbaru masih lesu saat Iduladha. Pedagang mengaku pembeli tahun ini menurun…
Bapenda Pekanbaru menggelar razia pajak kendaraan dan menemukan banyak kendaraan menunggak pajak hingga tiga tahun.
Pemprov Riau menetapkan Muhammad Haris sebagai Direktur PT SPR dan Sri Irianto sebagai komisaris melalui…