Categories: Pekanbaru

Pemohon SKCK Capai 200 Orang per Hari

(RIAUPOS.CO) — Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menjadi syarat untuk melamar kerja dan daftar calon pegawai negeri sipil (CPNS), serta lain sebagainya. Hal itulah yang menjadikan orang berbondong-bondong ingin membuatnya. Selain itu SKCK menjadi bukti bahwa seseorang tidak melakukan tindak kriminal.
Syarat untuk membuat SKCK pun cukup mudah. Masyarakat tinggal membawa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran, serta pas poto 4×6.
Di tempat sidik jari, tampak mengantri puluhan masyarakat. Pembuat SKCK Ilham Nursaid mengatakan, SKCK tersebut digunakan untuk daftar angkatan udara pada bulan 10 mendatang. ‘’SKCK sebagai salah satu syaratnya, jadi mau tak mau harus buat dan mengikuti prosedur,’’ sebutnya.
Katanya, selain daftar di tempat, ia pun harus mengisi secara online. ‘’Kata petugasnya biar cepat input datanya pas di dalam,’’ imbuhnya.
Kemudian, jika nanti tidak lulus tes, ia pun akan bekerja terlebih dahulu. ‘’Kemarin sempat magang di bengkel, pas udah lulus sekolah, dipanggil kerja di sana. Jadi kerja dulu, ke depannya baru kuliah sambil kerja,’’ terangnya.
Hal lainnya pun diutarakan Icha, siswi lulusan SMA di salah satu sekolah negeri di Pekanbaru. Katanya, membuat SKCK untuk mendaftar kerja dan untuk berjaga-jaga. ‘’Jadi kalau misalnya sudah habis masa belakunya tinggal memperpanjang saja. Jadi tak perlu ngantre lagi,’’ jelasnya.
Masa berlaku SKCK hanya enam bulan. Jika sudah berakhir, maka pemilik SKCK bisa memperpanjangnya. Syaratnya dengan membawa KTP maupun KK, boleh asli maupun fotokopi.
Hal itu pun ditanggapi oleh petugas pelayanan SKCK, Brigadir Ari.  ‘’Syaratnya KTP dan KK satu lembar, foto 4×6 dua lembar berlatar belakang merah dengan menggunakan pakaian rapi,’’ ucapnya.
Langkah kedua, setelah selesai, masyarakat bisa langsung melengkapi syarat lainnya seperti KTP dan KK sebanyak satu 1 lembar, pas photo 4×6 latar merah empat lembar. Hal itu ditujukan untuk pengambilan formulir dan nomor antrean di bagian pelayanan SKCK.
‘’Sebelumnya masyarakat isi di skck online polresta pekanbaru yang dapat diunduh di playstore. Kalau dibikin manual, bisa lama. Jadi kalau sudah mengisi, langsung bisa dikasih nomor antrean,’’ ujarnya.
Kemudian, pelayanan SKCK mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB, tanpa ada petugas yang istirahat. ‘’Dalam seharinya bisa sampai 200 orang yang mengantre. Bahkan pernah sampai 250 orang yang mengantre untuk mengambil SKCK. Sementara untuk hari ini, ada 225 orang yang mengantre membuat SKCK,’’ terangnya.
Lebih lanjut, alasan sampai pukul 14.00 WIB, sebab SKCK yang membayar Rp30 ribu, uangnya kemudian di setor ke bank. Sebab uang negara PNBP atau penerimaan negara bukan pajak. Kemudian, bagi yang ingin memperpanjang SKCK dibawa yang lama baik asli atau kopian. Masa berlaku SKCK enam bulan.(*3/rnl)

Laporan Marrio Kisaz, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bupati Rohul Bangga, Niken Persembahkan 4 Medali di ASEAN Para Games Thailand

Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…

14 jam ago

Deteksi Dini Narkoba, Puluhan Anggota Satpol PP Inhu Dites Urine, Ini Hasilnya

Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…

15 jam ago

Jalan Lingkar Pasirpengaraian Rawan, Enam Pelaku Curas Berhasil Dibekuk Polisi

Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…

16 jam ago

Tersangka Kasus Ijazah, Oknum DPRD Pelalawan Jalani Pemeriksaan

Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…

1 hari ago

Gasak 54 Tandan Sawit, Dua Warga Alam Panjang Diciduk

Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…

1 hari ago

Anggaran Bergeser, Belasan Ruas Jalan Meranti Diprioritaskan 2026

DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.

1 hari ago