Categories: Pekanbaru

Bank BJB Jalin Kerja Sama dengan PT Propertindo Wijaya Perkasa

(RIAUPOS.CO) — Guna memperluas pelayanan kepada masyarakat, Selasa (9/7) PT Bank BJB Cabang Pekanbaru melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bersama pengembang PT Propertindo Wijaya Perkasa.
Berlokasi di Ballroom The Premiere Hotel Pekanbaru hadir dalam acara tersebut, Pimpinan Divisi KPR dan KKB Bank BJB Pusat Herry Yanson, Pimpinan Cabang Bank BJB Cabang Pekanbaru Rachmat Abadi, Group Head Konsumen dan KPR Kanwil 2 Yanti Purwanti, Group Head Relasi dan Pemasaran Divisi KPR dan KKB Indra Prayoga, Direktur PT Propertindo Wijaya Perkasa Ginda Burnama, dan Komisaris Utama PT Propertindo Wijaya Perkasa Amir Luthfi.
Pimpinan Cabang Bank BJB Cabang Pekanbaru Rachmat Abadi mengatakan, sehubungan dengan program pemerintah Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat untuk kepemilikan rumah sejahtera tapak primary bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dalam hal ini bank BJB telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat untuk penyaluran FLPP. Dalam penyaluran FLPP Bank BJB Cabang Pekanbaru harus bekerja sama dengan pengembang.
Melihat hal tersebut Bank BJB Cabang Pekanbaru menjawab tantangan kebutuhan rumah subsidi dengan melakukan kerja sama pada pengembang yang ada di wilayah Riau pada umunya dan Kota Pekanbaru pada khususnya.
Salah satu pengembang yang melakukan kerja sama dengan Bank BJB Cabang Pekanbaru adalah PT Propertindo Wijaya Perkasa dengan nama Perumahan Lukman lndah Pesona yang berlokasi di Jalan Lukman Desa Salo, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Dengan adanya perjanjian kerja sama Bank BJB Cabang Pekanbaru dengan PT Propertindo Wijaya Perkasa dalam penyaluran FLPP diharapkan Bank BJB dapat berkontribusi dan berperan secara nyata untuk ikut serta dalam penyelenggaraan program pemerintah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“Ini memang kerja sama pertama kalinya Bank BJB Cabang Pekanbaru bersama pengembang perumahan di Pekanbaru, kami berharap dengan adanya kerja sama ini dapat lebih dekat lagi dalam hal melayani masyarakat, serta membuka peluang sebesar-besarnya bagi pengembang lainnya di Provinsi Riau,” tuturnya.
Sementara itu,  Direktur PT Propertindo Wijaya Perkasa Ginda Burnama mengatakan, PT Propertindo Wijaya Perkasa adalah perusahaan yang bergerak dibidang penyediaan jasa konstruksi properti yang berpusat di Pekanbaru.
Saat ini PT Propertindo Wijaya Perkasa tengah membangun perumahan bersubsidi bernama Perumahan Lukman lndah Pesona yang berlokasi di Jalan Lukman Desa Salo, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dan masih bersisa 40 unit lagi.
“Alasan kami memilih PT Bank BJB Cabang Pekanbaru karena Bank BJB telah lama menjadi rekanan bisnis kita, dan kami percaya bersama Bank BJB Pekanbaru dapat tumbuh dan berkembang bersama,” kata dia.(ayi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pasokan BBM Terlambat Masuk, Antrean Kendaraan Mengular di Sejumlah SPBU Bengkalis

Keterlambatan pasokan BBM ke Pulau Bengkalis menyebabkan antrean panjang di SPBU. Warga juga mengeluhkan mahalnya…

17 jam ago

Bayi Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo, Kondisinya Sehat dan Aktif Menyusu

Seekor bayi Gajah Sumatera betina lahir sehat di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran ini menambah…

18 jam ago

Belanja Pegawai Meranti Tembus Rp399 Miliar, Disebut Jadi Bom Waktu APBD

Belanja pegawai Kepulauan Meranti mencapai 34,37 persen dari APBD. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius…

19 jam ago

Bupati Bengkalis Tegas: Jangan Ada Titipan dan Jual Beli Kursi Saat SPMB

Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan SPMB 2026/2027 harus bebas titipan, jual beli kursi, pungli, dan penyalahgunaan…

19 jam ago

GMKR Riau Resmi Dideklarasikan, Usung Agenda Pengembalian Kedaulatan Rakyat

GMKR Riau resmi dideklarasikan di Pekanbaru dengan agenda pengembalian kedaulatan rakyat serta sorotan terhadap pengaruh…

20 jam ago

Pertamax Tembus Rp16.250, Antrean Pertalite di SPBU Pangkalan KerinciMengular hingga Bikin Macet

Harga Pertamax naik hingga Rp16.250 per liter memicu lonjakan antrean Pertalite di SPBU Pangkalan Kerinci,…

21 jam ago