Categories: Pekanbaru

Sejak Januari, Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dari Permukiman Warga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 214 evakuasi ular dilakukan sepanjang Januari hingga April 2026. Dalam empat bulan terakhir, petugas kerap menerima laporan ular masuk ke rumah dan lingkungan permukiman warga.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru Zarman Candra mengatakan, jenis ular yang dievakuasi cukup beragam. Mulai dari ular piton hingga ular kobra berbisa yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.

“Jenis ular yang dievakuasi beragam, mulai dari piton hingga kobra,” ujar Zarman Candra, Kamis (7/5).

Ia menjelaskan, sebagian besar laporan berasal dari warga yang menemukan ular berada di dalam rumah maupun sekitar lingkungan tempat tinggal. Kondisi tersebut dinilai berisiko apabila warga mencoba menangani sendiri tanpa kemampuan khusus.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan evakuasi mandiri, terutama terhadap ular berbisa. Warga diminta tetap tenang dan segera menghubungi petugas Damkar agar proses penanganan dapat dilakukan secara aman.

“Evakuasi ular sangat berisiko, apalagi untuk ular berbisa. Sebaiknya segera hubungi petugas agar penanganan lebih aman,” jelasnya.

Selain evakuasi ular, tim penyelamat DPKP Pekanbaru juga rutin menangani berbagai jenis satwa lain yang dianggap mengganggu maupun membahayakan warga.

Beberapa satwa yang pernah dievakuasi di antaranya lebah, tawon, musang, biawak, kucing, trenggiling, monyet hingga anjing liar.

Tak hanya itu, petugas Damkar juga memberikan layanan bantuan kemanusiaan lainnya. Mulai dari membantu membuka pintu mobil terkunci, melepas gembok dan kunci, hingga membantu warga yang mengalami kesulitan akibat cincin maupun anting tersangkut.

Dalam beberapa kasus tertentu, petugas bahkan turut membantu pelepasan cincin yang tersangkut pada bagian tubuh sensitif warga.

“Kami berupaya membantu masyarakat, baik evakuasi satwa maupun membantu melepas anting dan cincin yang tersangkut,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, selama Januari hingga April 2026, DPKP Kota Pekanbaru telah melaksanakan sebanyak 455 kegiatan evakuasi dan penyelamatan di berbagai lokasi.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan evakuasi maupun penyelamatan dapat menghubungi layanan Damkar Pekanbaru melalui nomor 0861-22382 atau 0851-8607-0113.(dof)

Redaksi

Recent Posts

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

2 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

2 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

3 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

3 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

3 hari ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

3 hari ago