Categories: Pekanbaru

Simpang Jalan Garuda Sakti Ditata Ulang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di persimpangan Jalan Garuda Sakti, Kota Pekanbaru, Pemprov Riau bersama dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau akan melakukan penataan ulang terhadap persimpangan jalan tersebut.

Kepala BPJN Riau T Yuliansyah usai melaksanakan rapat bersama Pemprov Riau, membahas kemacetan di simpang Jalan Garuda Sakti mengatakan, pihaknya bersama Pemprov Riau berencana untuk menata ulang kaki persimpangan tersebut. Dimana Pemprov Riau akan melakukan pembebasan lahan di sekitar lokasi, sedangkan BPJN melalui dana APBN yang akan membangun kontruksinya.

"Jadi akan dikerjakan bersama, Pemprov menyelesaikan ganti rugi lahannya. Kemudian dari APBN yang membangun konstruksinya," katanya kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, jika Pemprov Riau tahun ini bisa langsung menyelesaikan pembebasan lahan tersebut, maka pihaknya juga akan langsung mengerjakan kontruksinya. Dikarenakan lahan yang diperlukan juga tidak terlalu luas.

"Lahannya hanya perlu sekitar 15 ribu meter persegi saja, kalau sudah dibebaskan bisa langsung kami kerjakan," ujarnya.

Untuk pengerjaan kontruksi, pihaknya akan membuat persimpangan jalan tersebut lebih simetris. Kemudian juga akan ditambahkan lampu lalu lintas atau traffic light.

"Diharapkan dengan seperti itu, arus lalu lintas bisa lebih tertib dan tidak macet lagi terutama pada pagi dan sore hari," sebutnya.

Saat ditanyakan terkait wacana pembangunan flyover di simpang tersebut, ia mengatakan bahwa untuk membangun flyover harus dilakukan bertahap. Dikarenakan memerlukan biaya yang lebih besar dan juga lahan yang lebih luas.

"Kalau untuk jangka panjang, pembangunan flyover tetap akan diusulkan. Untuk saat ini, kita cari solusi jangka pendek terlebih dahulu," ujarnya.

Untuk pengerjaan kontruksi penataan simpang Garuda Sakti, pihaknya menyediakan dana kisaraan Rp15-20 miliar. Namun saat ini pihaknya masih menunggu proses ganti rugi lahan terlebih dahulu.

"Kalau untuk ganti rugi lahan kami kira juga tidak terlalu banyak, perlu dana Rp3-4 miliar juga sudah cukup," sebutnya.(sol)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Berdiri di Tanah Pemko, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Warung dan Pagar Beton di Rumbai

Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…

2 jam ago

Penggerebekan Narkoba di Rohil Berujung Pembakaran Gudang, Warga Sudah Lama Resah

Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…

2 jam ago

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

14 jam ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

21 jam ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

1 hari ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

1 hari ago