Categories: Pekanbaru

Pj Wako Harus Bisa Selesaikan Masalah Kota

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – MASA jabatan Firdaus-Ayat Cahyadi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru akan segera berakhir pada 22 Mei mendantang. Pimpinan DPRD Pekanbaru berharap nantinya sosok Pen­jabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru adalah orang yang bisa menyelesaikan masalah-masalah kota.

Berdasarkan aturan, 30 hari se­belum berakhirnya masa jabatan Wako dan Wawako, DPRD Kota Pekanbaru sudah harus mengumumkan berakhirnya masa jabatan tersebut. Rencananya, Senin (11/4) pekan depan, DPRD Kota Pe­kanbaru mengagendakan paripurna pengumuman pemberhentian jabatan wako dan wawako tersebut.

Setelah itu, Kota Pekanbaru akan dipimpin oleh seorang Pj Wako hingga ditetapkannya kepala daerah yang baru hasil pemilu 2024. Dan siapa yang menjadi Pj Wako Pekanbaru nantinya menjadi tugas dari Pemprov Riau.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri mengatakan, untuk pengusulan nama-nama pejabat yang bakal ditunjuk menjadi Pj Wako, ia berharap Gubernur Riau dapat mempublikasikannya secara terbuka.

"Siapa saja nama-nama yang diusulkan dan siapa yang ditunjuk oleh pusat. Karena yang menentukan itu pusat, atas usulan Pemerintah Provinsi Riau. Kita ini hanya bisa berharap saja supaya Pj Wako orang yang tepat untuk Pekanbaru,"kata Azwendi Fajri, kepada wartawan, Kamis (7/4).

Artinya, disampaikan politisi Demokrat ini, orang yang tepat itu ialah sosok yang cakap dan mumpuni di bidang pemerintahan, dan juga bisa bermitra dengan wakil rakyat untuk kesejahteraan rakyat.

"Ya, tentu sosok yang menguasai "medan". Dapat memberikan solusi dan pencerahan terhadap semua persoalan yang terjadi di Pekanbaru saat ini. Mulai dari utang tunda bayar, sampai ke honor RT/RW yang masih menunggak. Dan juga tunjangan pegawai yang tidak jelas yang berdampak pada roda perekonomian masyarakat. Ini agar dapat diselesaikan semua,"harap Azwendi.

Lebih pasnya, disampaikan Azwendi, Pj Wako itu ialah merupakan orang Pekanbaru dan betul-betul orang dapat jadi panutan dan sumber penyelesaian masalah. "Kalau ada orang Pekanbaru yang menguasai, mengapa tidak,"ungkapnya lagi.

Sementara itu, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru lainnya, Ginda Burnama, untuk pengisi jabatan Pj Wako ini dimintanya supaya Gubernur Riau selektif memilih untuk nama-nama yang diusulkan ke pusat.

"Jangan faktor kedekatan saja, tapi bagaimana juga bisa menjalankan roda pemerintahan Kota Pekanbaru supaya berjalan dengan baik,"tutur Ginda.

Begitu juga dengan harapan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru lainnya Nofrizal. Dia hanya bisa berharap, supaya siapa pun Pj Wako Pekanbaru, hendaknya dapat membawa Pekanbaru lepas dari banyak persoalan saat ini.

"Kita maunya Pj yang dapat membawa Pekanbaru terus membaik, " katanya.

Namun begitu, agar dapat semua tercapai dan berjalan mulus, maka Senin (11/4) pekan depan DPRD Kota Pekanbaru sudah mengagendakan paripurna pengumuman pemberhentian jabatan wako dan wawako. Selanjutnya untuk urusan Pj diambil alih oleh Pemprov Riau.

Terpisah, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau, Muhammad Firdaus mengatakan, sebelum mengusulkan nama calon Pj Walikota. Pihaknya terlebih dahulu harus menerima  laporan pengumuman pemberhentian Walikota dari DPRD yang akan habis masa jabatannya pada 22 Mei mendatang. Sama seperti halnya dengan Bupati Kampar.

"Prosesnya dimulai dari paripurna terlebih dahulu, baru selanjutnya nanti Pemprov Riau melalui pak Gubernur mengusulkan ke Kemendagri," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, agar proses paripurna nanti berjalan lancar, pihaknya terlebih dahulu memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan paripurna pengumuman pemberhentian sesuai ketentuan Kemendagri.

"Karena di DPRD Kampar meskipun sudah paripurna ada yang harus dilengkapi lagi. Karena itu untuk di Pekanbaru agar tidak dua kali kerja, kami sosialisasikan dulu," ujarnya.(yls)

Laporan AGUSTIAR dan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

2 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

2 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

2 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago