Categories: Pekanbaru

30 Personel Brimob Kawal dan Amankan Atlet PON Riau di Papua

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk mengawal dan mengamankan para atlet Riau yang bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua September mendatang. Sebanyak 30 personel Brimob Polda Riau disiapkan dan akan ikut mengawal para atlet Riau.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai melakukan pertemuan dengan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Komandan Brimob Kombes Pol Dedi Suryadi, pengurus KONI dan Dispora Riau, Kamis (5/8) di kediaman Dinas Gubernur Riau, jalan Diponegoro Pekanbaru. "Kami bersama Kapolda, Komandan Brimob dan pengurus KONI Riau sudah membahas persiapan keberangkatan atlet PON Riau di Papua, yang direncanakan awal keberangkatan 22 September 2021," katanya. 

Lebih lanjut dikatakan Gubri, sesuai arahan Kapolri, seluruh Kapolda se-Indonesia diminta agar melakukan pengamanan terhadap atlet yang mengikuti kegiatan PON Papua. Oleh sebab itu, pihaknya membicarakan teknis keberangkatan para atlet Riau tersebut.

"Karena itu kami tadi membicarakan secara teknis, dan Pak Kapolda sudah menugaskan 30 orang personel Brimob untuk mengawal pengamanan atlet Riau di PON Papua. Nanti anggota Brimob akan berangkat bersama dengan rombongan atlet Riau ke Papua," ujarnya.

Gubri menyampaikan, sebelum para atlet dan petugas pengamanan berangkat ke Papua terlebih akan dilakukan swab PCR, sebab hal itu syarat untuk masuk Papua. 
Di samping itu, Gubri menyampaikan berdasarkan laporan dari Dispora dan KONI Riau, bahwa atlet Riau sudah dipersiapkan sedemikian mungkin untuk mengikuti PON Papua. 

"Atlet kita sekarang sudah siap bertanding di PON Papua, dan sekarang masih melakukan latihan-latihan secara rutin oleh masing-masing cabang olahraga," sebutnya. (sol) 
 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

6 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

6 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

6 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

6 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago