Categories: Pekanbaru

Tiga Kelurahan Belum Ajukan Data Penerima Banjir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bantuan bagi korban banjir hingga saat ini belum diserahkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kepada warga terdampak. Pasalnya validasi yang dilakukan belum kunjung rampung. Proses validasi masih berjalan dari kelurahan, Dinas Sosial (Dinsos) hingga ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

"Masih berjalan (validasi, red), kami validasi. Nanti data yang tidak valid kami kembali kan ke lurah,"kata Kadinsos Kota Pekanbaru, Mahyudin, Rabu (5/5). 

Menurutnya, hingga saat ini baru tujuh kelurahan yang data nya sudah masuk ke Dinsos Pekanbaru. Artinya, dari 10 kelurahan yang terdampak banjir, masih ada tiga kelurahan lagi yang belum menuntaskan validasi data calon penerima bantuan banjir dari pemerintah kota.

Ia menyebut, tidak ada batas waktu akhir untuk penyerahan data dari kelurahan kepada pihaknya. "Tidak ada terakhir batas waktu nya. Uang-nya juga kan belum cair. Kalau uang nya belum cair kami nggak bisa bayar juga. Masa tanggap darurat kan sampai 10 Mei. Abis itu ya gak bisa lagi,"terangnya.

Mahyudin mengatakan, pihaknya akan segera menyalurkan bantuan berdasarkan data yang masuk dan telah divalidasi. Besaran bantuan per Kepala Keluarga (KK) yang akan diserahkan Rp300 ribu.

"Selesai validasi. Siapa yang lengkap administrasi, ada uang-nya langsung kami bayar. Tidak ada nunggu-nunggu,"singkatnya.(lim)

Laporan : MUHAMMAD ALI NURMAN (Pekambaru)
 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

1 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

2 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

2 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

3 jam ago

Buntut Video Viral Diduga LGBT, Satpol PP Pekanbaru Panggil Pengelola Kafe Laksamana Muda

Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…

3 jam ago

Tampil di Forum CAFEO ke-44 Bandung, Plt Gubri SF Hariyanto Raih Pengakuan ASEAN Engineer

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…

3 jam ago