Minggu, 6 April 2025
spot_img

Gepeng Masih Menjamur di Kota Bertuah

MASIH maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) di Pekanbaru menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Padahal, dinas terkait  mengklaim sudah cukup rutin melakukan penertiban di jalanan untuk menangkap gepeng. 

Namun, dalam mengatasi masalah gepeng di Pekanbaru tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Tetapi justru campur tangan dari masyarakat itu sendiri sangat diharapkan. Seperti tidak memberikan uang kepada gepeng yang meminta-minta di persipangan jalan.

Bagaimanapun gencarnya pemerintah mencoba mengantisipasi keberadaan gepeng tersebut, tetapi masyarakat tak ikut mendukung maka tetap tidak akan berhasil. Masyarakat masih banyak yang memberikan sumbangan uang di jalan raya kepada gepeng. 

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Chairani, mengatakan, bicara masalah gepeng bukan saja menjadi ranahnya Dinas Sosial. Tetapi ini masalah sosial yang sifatnya multi dimensi. 

Baca Juga:  Pengendara Seperti Main Kucing-kucingan dengan Petugas

Padahal Dinas Sosial sudah mengingatkan kepada masyarakat untuk stop memberikan sumbangan kepada gepeng di jalan raya dalam bentuk apapun.

"Sudah banyak upaya yang dilakukan Dinas Sosial.  Pekanbaru dan Riau belum memiliki tempat yang representatif untuk menjadi  tempat tetap bagi gepeng. Dan belum diterapkannya secara maksimal tentang Perda ketertiban sosial. Ditambah lagi kerja sama dari masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan di jalanan," ujarnya kepada Riau Pos, Ahad (5/1).(dof/ksm)

 

MASIH maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) di Pekanbaru menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Padahal, dinas terkait  mengklaim sudah cukup rutin melakukan penertiban di jalanan untuk menangkap gepeng. 

Namun, dalam mengatasi masalah gepeng di Pekanbaru tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Tetapi justru campur tangan dari masyarakat itu sendiri sangat diharapkan. Seperti tidak memberikan uang kepada gepeng yang meminta-minta di persipangan jalan.

Bagaimanapun gencarnya pemerintah mencoba mengantisipasi keberadaan gepeng tersebut, tetapi masyarakat tak ikut mendukung maka tetap tidak akan berhasil. Masyarakat masih banyak yang memberikan sumbangan uang di jalan raya kepada gepeng. 

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Chairani, mengatakan, bicara masalah gepeng bukan saja menjadi ranahnya Dinas Sosial. Tetapi ini masalah sosial yang sifatnya multi dimensi. 

Baca Juga:  Gelorakan Literasi ke Masyarakat

Padahal Dinas Sosial sudah mengingatkan kepada masyarakat untuk stop memberikan sumbangan kepada gepeng di jalan raya dalam bentuk apapun.

"Sudah banyak upaya yang dilakukan Dinas Sosial.  Pekanbaru dan Riau belum memiliki tempat yang representatif untuk menjadi  tempat tetap bagi gepeng. Dan belum diterapkannya secara maksimal tentang Perda ketertiban sosial. Ditambah lagi kerja sama dari masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan di jalanan," ujarnya kepada Riau Pos, Ahad (5/1).(dof/ksm)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Gepeng Masih Menjamur di Kota Bertuah

MASIH maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) di Pekanbaru menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Padahal, dinas terkait  mengklaim sudah cukup rutin melakukan penertiban di jalanan untuk menangkap gepeng. 

Namun, dalam mengatasi masalah gepeng di Pekanbaru tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Tetapi justru campur tangan dari masyarakat itu sendiri sangat diharapkan. Seperti tidak memberikan uang kepada gepeng yang meminta-minta di persipangan jalan.

Bagaimanapun gencarnya pemerintah mencoba mengantisipasi keberadaan gepeng tersebut, tetapi masyarakat tak ikut mendukung maka tetap tidak akan berhasil. Masyarakat masih banyak yang memberikan sumbangan uang di jalan raya kepada gepeng. 

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Chairani, mengatakan, bicara masalah gepeng bukan saja menjadi ranahnya Dinas Sosial. Tetapi ini masalah sosial yang sifatnya multi dimensi. 

Baca Juga:  Pekan Ini, Pemko Bersihkan Parit Gajah di Sekeliling KIT

Padahal Dinas Sosial sudah mengingatkan kepada masyarakat untuk stop memberikan sumbangan kepada gepeng di jalan raya dalam bentuk apapun.

"Sudah banyak upaya yang dilakukan Dinas Sosial.  Pekanbaru dan Riau belum memiliki tempat yang representatif untuk menjadi  tempat tetap bagi gepeng. Dan belum diterapkannya secara maksimal tentang Perda ketertiban sosial. Ditambah lagi kerja sama dari masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan di jalanan," ujarnya kepada Riau Pos, Ahad (5/1).(dof/ksm)

 

MASIH maraknya gelandangan dan pengemis (gepeng) di Pekanbaru menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Padahal, dinas terkait  mengklaim sudah cukup rutin melakukan penertiban di jalanan untuk menangkap gepeng. 

Namun, dalam mengatasi masalah gepeng di Pekanbaru tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Tetapi justru campur tangan dari masyarakat itu sendiri sangat diharapkan. Seperti tidak memberikan uang kepada gepeng yang meminta-minta di persipangan jalan.

Bagaimanapun gencarnya pemerintah mencoba mengantisipasi keberadaan gepeng tersebut, tetapi masyarakat tak ikut mendukung maka tetap tidak akan berhasil. Masyarakat masih banyak yang memberikan sumbangan uang di jalan raya kepada gepeng. 

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Chairani, mengatakan, bicara masalah gepeng bukan saja menjadi ranahnya Dinas Sosial. Tetapi ini masalah sosial yang sifatnya multi dimensi. 

Baca Juga:  Polsek Tampan Lakukan Penyemprotan dan Penguapan Disinfektan

Padahal Dinas Sosial sudah mengingatkan kepada masyarakat untuk stop memberikan sumbangan kepada gepeng di jalan raya dalam bentuk apapun.

"Sudah banyak upaya yang dilakukan Dinas Sosial.  Pekanbaru dan Riau belum memiliki tempat yang representatif untuk menjadi  tempat tetap bagi gepeng. Dan belum diterapkannya secara maksimal tentang Perda ketertiban sosial. Ditambah lagi kerja sama dari masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan di jalanan," ujarnya kepada Riau Pos, Ahad (5/1).(dof/ksm)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari