Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Wawako Pekanbaru Markarius Anwar dan Plt Kadiskominfo PUPR Pekanbaru Edward Riansyah turun langsung mengecek progres pekerjaan perbaikan Jalan Pepaya, Selasa (2/12/2025).
PEKANBARU (RP) – Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM kembali turun langsung meninjau pekerjaan peningkatan jalan di sejumlah titik. Ia ingin memastikan setiap ruas yang baru diaspal benar-benar mulus, rapi, dan sesuai spesifikasi teknis.
Dalam peninjauan itu, Agung didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar serta beberapa kepala dinas terkait. Ia memilih menggunakan sepeda motor agar bisa menjangkau lokasi-lokasi pekerjaan yang tersebar di banyak kawasan.
Sejumlah titik yang disambangi antara lain Jalan Pepaya, Jalan Kuras–Kulim, Jalan Melur, dan Jalan Malati yang masih dalam tahap pengerjaan. Ia juga meninjau progres di Jalan Melati serta Jalan Darma Bakti. Untuk Jalan Darma Bakti sendiri, Dinas PUPR melakukan perbaikan fungsional terlebih dahulu tahun ini, karena perbaikan total direncanakan pada tahun anggaran berikutnya.
Pemko menargetkan pengerjaan menyeluruh untuk ruas tersebut dapat dilakukan tahun depan. Oleh sebab itu, perbaikan sementara difokuskan agar masyarakat tetap bisa menggunakan jalan dengan aman dan nyaman.
“Kemarin kami meninjau bersama Pak Wakil dan seluruh kepala dinas untuk memastikan kualitas pekerjaan benar-benar baik, rapi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Agung, Rabu (3/12).
Agung menegaskan bahwa pekerjaan jalan tidak cukup hanya terlihat mulus. Kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengguna jalan menjadi hal yang turut ia tekankan.
“Kami mengapresiasi seluruh petugas lapangan. Mereka bekerja maksimal agar Pekanbaru semakin tertata dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah menyampaikan bahwa sekitar 29 ruas jalan dikerjakan tahun ini dengan target penyelesaian hingga 2025.
“Sebagian besar paket overlay hampir rampung. Totalnya lebih dari 30 ruas, dan kita selesaikan tahun ini,” kata Edward.
Terkait Jalan Darma Bakti, Edward menjelaskan bahwa peningkatan maksimal baru bisa dilakukan pada 2026. Ruas jalan di Kecamatan Payung Sekaki itu memerlukan pembangunan drainase agar lapisan aspal yang baru tidak cepat rusak.
“Untuk Sigunggung (Jalan Darma Bakti, red), sementara kita tutup dulu agar lebih nyaman dilalui. Drainase akan kita kerjakan tahun depan, dan pengerjaan maksimal dilakukan setelah itu,” ujarnya.(ali)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…