Minggu, 6 April 2025
spot_img

Aidil Sebut Delapan Warga Limbungan Pekanbaru Terserang DBD dalam Sepekan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ada delapan warga Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir (Rumpes) terindikasi terkena demam berdarah dengue (DBD) sepekan terakhir. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri SSos yang mengaku mendapat laporan dari warga dan juga mendatangi langsung warga yang terkena DBD itu.

"Iya, dapat kami sampaikan dalam sepekan ini delapan orang warga kami (Limbungan, red) terkena dampak DBD, seiring musim penghujan saat ini," kata Aidil kepada Riau Pos, Senin (4/11).

Politisi Demokrat ini minta Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru untuk cepat menyikapi persoalan ini. Tentunya, dengan mendatangi lokasi yang terindikasi DBD, dan juga mengambil tindakan cepat untuk pencegahan.

Baca Juga:  Komisi IV Janji Tindak Lanjuti Kasus Penutupan Jalan di Kedung Sari

"Kami minta Dinas Kesehatan untuk cepat tanggap, merespon persoalan DBD ini. Jangan sampai masalah ini terus meluas," ujar Aidil.

Aidil menyebutkan, saat ini Limbungan gawat darurat DBD. "Korbannya ada tiga anak kecil. Kita minta dinas mengecek juga kondisi korban," tegasnya.

Aidil juga mengimbau seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari camat, lurah, dan RT/RW untuk kembali menggalakkan budaya gotong royong seperti yang dulu pernah menjadi kebiasaan masyarakat Pekanbaru dalam bersih-bersih lingkungan maupun drainase.

"Peran perangkat pemerintahan, Camat, Lurah, RT/RW sangat kita tunggu dalam upaya kembali menggerakkan gotong royong, ini tidak bisa ditinggalkan harus terus digalakkan, minimal seminggu sekali di hari Sabtu atau Ahad," saran Aidil.

Baca Juga:  Tak Kuorum, Paripurna LKPj Wako Pekanbaru Dua Kali Batal

Kepada warga juga diimbau untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. "Tidak bisa semua mengandalkan dari pemko, tapi kita juga harus peduli," saran Aidil.

Laporan: Agustiar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ada delapan warga Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir (Rumpes) terindikasi terkena demam berdarah dengue (DBD) sepekan terakhir. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri SSos yang mengaku mendapat laporan dari warga dan juga mendatangi langsung warga yang terkena DBD itu.

"Iya, dapat kami sampaikan dalam sepekan ini delapan orang warga kami (Limbungan, red) terkena dampak DBD, seiring musim penghujan saat ini," kata Aidil kepada Riau Pos, Senin (4/11).

Politisi Demokrat ini minta Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru untuk cepat menyikapi persoalan ini. Tentunya, dengan mendatangi lokasi yang terindikasi DBD, dan juga mengambil tindakan cepat untuk pencegahan.

Baca Juga:  Tes Urine 238 Orang, Dua Positif

"Kami minta Dinas Kesehatan untuk cepat tanggap, merespon persoalan DBD ini. Jangan sampai masalah ini terus meluas," ujar Aidil.

Aidil menyebutkan, saat ini Limbungan gawat darurat DBD. "Korbannya ada tiga anak kecil. Kita minta dinas mengecek juga kondisi korban," tegasnya.

Aidil juga mengimbau seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari camat, lurah, dan RT/RW untuk kembali menggalakkan budaya gotong royong seperti yang dulu pernah menjadi kebiasaan masyarakat Pekanbaru dalam bersih-bersih lingkungan maupun drainase.

"Peran perangkat pemerintahan, Camat, Lurah, RT/RW sangat kita tunggu dalam upaya kembali menggerakkan gotong royong, ini tidak bisa ditinggalkan harus terus digalakkan, minimal seminggu sekali di hari Sabtu atau Ahad," saran Aidil.

Baca Juga:  Sepeda Motor Terbakar, Pengemudi Dilarikan ke RS

Kepada warga juga diimbau untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. "Tidak bisa semua mengandalkan dari pemko, tapi kita juga harus peduli," saran Aidil.

Laporan: Agustiar

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Aidil Sebut Delapan Warga Limbungan Pekanbaru Terserang DBD dalam Sepekan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ada delapan warga Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir (Rumpes) terindikasi terkena demam berdarah dengue (DBD) sepekan terakhir. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri SSos yang mengaku mendapat laporan dari warga dan juga mendatangi langsung warga yang terkena DBD itu.

"Iya, dapat kami sampaikan dalam sepekan ini delapan orang warga kami (Limbungan, red) terkena dampak DBD, seiring musim penghujan saat ini," kata Aidil kepada Riau Pos, Senin (4/11).

Politisi Demokrat ini minta Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru untuk cepat menyikapi persoalan ini. Tentunya, dengan mendatangi lokasi yang terindikasi DBD, dan juga mengambil tindakan cepat untuk pencegahan.

Baca Juga:  Punya Segudang PR, Rencana ke Luar Negeri Disorot

"Kami minta Dinas Kesehatan untuk cepat tanggap, merespon persoalan DBD ini. Jangan sampai masalah ini terus meluas," ujar Aidil.

Aidil menyebutkan, saat ini Limbungan gawat darurat DBD. "Korbannya ada tiga anak kecil. Kita minta dinas mengecek juga kondisi korban," tegasnya.

Aidil juga mengimbau seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari camat, lurah, dan RT/RW untuk kembali menggalakkan budaya gotong royong seperti yang dulu pernah menjadi kebiasaan masyarakat Pekanbaru dalam bersih-bersih lingkungan maupun drainase.

"Peran perangkat pemerintahan, Camat, Lurah, RT/RW sangat kita tunggu dalam upaya kembali menggerakkan gotong royong, ini tidak bisa ditinggalkan harus terus digalakkan, minimal seminggu sekali di hari Sabtu atau Ahad," saran Aidil.

Baca Juga:  Sejak PSBB Pasien Rehabilitasi Meningkat Drastis

Kepada warga juga diimbau untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. "Tidak bisa semua mengandalkan dari pemko, tapi kita juga harus peduli," saran Aidil.

Laporan: Agustiar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ada delapan warga Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir (Rumpes) terindikasi terkena demam berdarah dengue (DBD) sepekan terakhir. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri SSos yang mengaku mendapat laporan dari warga dan juga mendatangi langsung warga yang terkena DBD itu.

"Iya, dapat kami sampaikan dalam sepekan ini delapan orang warga kami (Limbungan, red) terkena dampak DBD, seiring musim penghujan saat ini," kata Aidil kepada Riau Pos, Senin (4/11).

Politisi Demokrat ini minta Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru untuk cepat menyikapi persoalan ini. Tentunya, dengan mendatangi lokasi yang terindikasi DBD, dan juga mengambil tindakan cepat untuk pencegahan.

Baca Juga:  Komisi IV Janji Tindak Lanjuti Kasus Penutupan Jalan di Kedung Sari

"Kami minta Dinas Kesehatan untuk cepat tanggap, merespon persoalan DBD ini. Jangan sampai masalah ini terus meluas," ujar Aidil.

Aidil menyebutkan, saat ini Limbungan gawat darurat DBD. "Korbannya ada tiga anak kecil. Kita minta dinas mengecek juga kondisi korban," tegasnya.

Aidil juga mengimbau seluruh perangkat pemerintahan, mulai dari camat, lurah, dan RT/RW untuk kembali menggalakkan budaya gotong royong seperti yang dulu pernah menjadi kebiasaan masyarakat Pekanbaru dalam bersih-bersih lingkungan maupun drainase.

"Peran perangkat pemerintahan, Camat, Lurah, RT/RW sangat kita tunggu dalam upaya kembali menggerakkan gotong royong, ini tidak bisa ditinggalkan harus terus digalakkan, minimal seminggu sekali di hari Sabtu atau Ahad," saran Aidil.

Baca Juga:  Tak Kuorum, Paripurna LKPj Wako Pekanbaru Dua Kali Batal

Kepada warga juga diimbau untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. "Tidak bisa semua mengandalkan dari pemko, tapi kita juga harus peduli," saran Aidil.

Laporan: Agustiar

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari