Categories: Pekanbaru

TPS Ilegal Kembali Kotori Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal kembali bermunculan mengotori ruas Jalan Soekarno-Hatta di wilayah Kecamatan Tuah Madani.

Pantauan Riau Pos, Kamis (3/10), lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal itu berada tak jauh dari simpang Jalan Pahlawan dan simpang Jalan Muhajirin,Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani.

Aroma bau tidak sedap menyeruak tercium oleh pengendara dan pengguna jalan yang melewati titik TPS.

Sampah yang dibuang oleh masyarakat tersebut bukan hanya berserakan di pinggir sampai bahu jalan. Sampah juga mulai merambat ke dalam saluran air. Kondisi ini menyebabkan drainase tersumbat.

Talid, seorang warga yang juga pedagang di Jalan Soekarno Hatta tak jauh dari lokasi TPS ilegal menjelaskan, TPS ilegal ini baru muncul beberapa pekan terakhir setelah sejumlah pengendara motor melemparkan sampah yang dibawanya menggunakan kantong plastik dan dilemparkan di pinggir jalan.

Hingga kelamaan, terjadi tumpukan sampah baru yang mulai mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Pasalnya, bau busuk dari tumpukan sampah kerap tercium sampai ke tempat usahanya sehingga mengganggu pembeli untuk singgah berbelanja.

”Ini baru titik sampahnya. Memang belum lama ini mulai diangkat oleh petugas. Tapi sekarang jarang diangkat lagi. Kami nggak mau tempat kami ini jadi TPS baru, bisa-bisa mati usaha kami nanti,”ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan pengendara motor Rindi Kartika yang menggaku merasa risih melihat tumpukan sampah yang kembali berserakan di jalan protokol tersebut. Pasalnya tumpukan sampah di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta menuju Jalan HR Soebrantas itu tak kunjung terselesaikan dengan baik, karena ada beberapa titik tempat sampah yang sampai saat ini membuat pengendara kesal, lantaran banyak sampah plastik yang beterbangan dibadan jalan terbawa angin.

”Entah kapan Kota Pekanbaru ini menjadi kota yang bersih dan bebas dari sampah. Masalahnya karena sampai ini semua akan terdampak belum lagi banjir dan kemacetan yang dirugikan tetap masyarakat dan pengendara, sedangkan pemerintah tidak jelas tindakannya apa,” ucapnya.

Ia berharap permasalahan sampah di Kota Pekanbaru ini dapat segera terselesaikan. Karena selain membuat kawasan Kota Pekanbaru menjadi kumuh, tumpukan sampah juga sangat membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi.(ayi)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

8 jam ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

9 jam ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

10 jam ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

11 jam ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

1 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

1 hari ago