Sampah plastik berserakan di pinggir Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Tuah Madani, Kamis (3/10/2024). (Mhd Akhwan/Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal kembali bermunculan mengotori ruas Jalan Soekarno-Hatta di wilayah Kecamatan Tuah Madani.
Pantauan Riau Pos, Kamis (3/10), lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal itu berada tak jauh dari simpang Jalan Pahlawan dan simpang Jalan Muhajirin,Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani.
Aroma bau tidak sedap menyeruak tercium oleh pengendara dan pengguna jalan yang melewati titik TPS.
Sampah yang dibuang oleh masyarakat tersebut bukan hanya berserakan di pinggir sampai bahu jalan. Sampah juga mulai merambat ke dalam saluran air. Kondisi ini menyebabkan drainase tersumbat.
Talid, seorang warga yang juga pedagang di Jalan Soekarno Hatta tak jauh dari lokasi TPS ilegal menjelaskan, TPS ilegal ini baru muncul beberapa pekan terakhir setelah sejumlah pengendara motor melemparkan sampah yang dibawanya menggunakan kantong plastik dan dilemparkan di pinggir jalan.
Hingga kelamaan, terjadi tumpukan sampah baru yang mulai mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Pasalnya, bau busuk dari tumpukan sampah kerap tercium sampai ke tempat usahanya sehingga mengganggu pembeli untuk singgah berbelanja.
”Ini baru titik sampahnya. Memang belum lama ini mulai diangkat oleh petugas. Tapi sekarang jarang diangkat lagi. Kami nggak mau tempat kami ini jadi TPS baru, bisa-bisa mati usaha kami nanti,”ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan pengendara motor Rindi Kartika yang menggaku merasa risih melihat tumpukan sampah yang kembali berserakan di jalan protokol tersebut. Pasalnya tumpukan sampah di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta menuju Jalan HR Soebrantas itu tak kunjung terselesaikan dengan baik, karena ada beberapa titik tempat sampah yang sampai saat ini membuat pengendara kesal, lantaran banyak sampah plastik yang beterbangan dibadan jalan terbawa angin.
”Entah kapan Kota Pekanbaru ini menjadi kota yang bersih dan bebas dari sampah. Masalahnya karena sampai ini semua akan terdampak belum lagi banjir dan kemacetan yang dirugikan tetap masyarakat dan pengendara, sedangkan pemerintah tidak jelas tindakannya apa,” ucapnya.
Ia berharap permasalahan sampah di Kota Pekanbaru ini dapat segera terselesaikan. Karena selain membuat kawasan Kota Pekanbaru menjadi kumuh, tumpukan sampah juga sangat membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi.(ayi)
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…