Agung Nugroho
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kembali menegaskan pentingnya kebersihan di lingkungan kantor organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bagian dari disiplin kerja aparatur. Ia menilai, seorang kepala dinas harus mampu menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan kerja yang tertib dan bersih.
Agung menuturkan, kebersihan kantor bukan hanya soal estetika, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan dan kualitas pelayanan publik. Karena itu, ia menekankan bahwa pimpinan OPD harus dapat menjaga ruang kerjanya sebagai wajah pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, jika seorang kepala dinas tidak mampu menjaga kebersihan kantornya, hal tersebut menunjukkan lemahnya komitmen terhadap tanggung jawab yang diemban. Agung menyebut Pemko tidak segan melaporkan kepala dinas ke BKN apabila kantor OPD dibiarkan kotor dan tidak terurus.
Ia menegaskan, pernyataannya bukan bentuk ancaman, melainkan dorongan agar seluruh OPD dapat berlomba meningkatkan kedisiplinan. Pemerintah kota, katanya, akan terus memberikan penguatan terhadap OPD yang dinilai masih lemah dalam hal tertentu.
Sebelumnya, pada Ahad (30/11), Wali Kota Agung bersama jajaran Pemko Pekanbaru menggulirkan Gerakan Pekanbaru Bersih dengan memimpin gotong royong membersihkan aliran Sungai Sago yang terhubung ke Sungai Siak. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi istrinya, Sulastri Agung, serta para kepala OPD.
Gotong royong juga diikuti Dandim 0301/Pekanbaru Kolonel Ikhsanudin dan berlangsung di sejumlah titik seperti Jalan Sam Ratulangi, Jalan Muslimin, Jalan Teuku Cik Ditiro, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan Agus Salim, Jalan Imam Bonjol, Jalan Hos Cokrominoto, Jalan M Yamin, dan Jalan H Juanda.(ilo)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.