Senin, 7 April 2025
spot_img

Dispersip Riau Gelar Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat SLTA

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau menggelar lomba perpustakaan sekolah/madrasah, tingkat SLTA (SMA, MA, dan SMK) negeri/swasta tingkat Provinsi Riau.

Panitia Pelaksana Dodi saat pembukaan menyampaikan, Dispersip Riau berusaha mendorong dan memfasilitasi penyelenggaraan fasilitas perpustakaan sekolah agar memenuhi standar untuk sekolah, salah satunya dengan mengadakan lomba tersebut.

"Perpustakaan adalah sarana yang penting dan dapat diibaratkan sebagai jantung sekolah," katanya, Kamis (2/7).

Selain itu, Dodi mengungkapkan tujuan dari lomba ini adalah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan perpustakaan sekolah, meningkatkan peran perpustakaan sekolah dalam pembelajaran guna mencapai visi misi sekolah, dan meningkatkan budaya membaca di masyarakat lingkungan sekolah.

Lomba perpustakaan ini diikuti oleh tujuh peserta, yaitu SMK Abdurrab Pekanbaru, MAN 1 Kuantan Singingi, SMKN 2 Dumai, SMKN 1 Tembilahan, SMKN 1 Minas, SMAN 1 Rambah Samo, dan MAN 1 Bengkalis.

Baca Juga:  Komplotan Pemalsu Administrasi Kependudukan Diringkus

"Nantinya terbaik satu akan mewakili Riau tingkat nasional," ucapnya.

Sementara itu Kadispersip Riau Rahima Erna menyampaikan, perpustakaan di setiap daerah di Riau menjadi prioritas utama Dispersip Riau. Hal ini dilakukan, agar Riay memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul dan sejahtera.

"Ada 3.600 sekolah SD sampai SMA di Riau ini yang tidak punya perpustakaan. Bagaimana kkta menuju SDM yang unggul dan sejahtera jika simbolnya tidak ada. Ini jadi prioritas kita. Terlebih di masa pandemi ini, para guru dan pustakawan dituntut habis," pungkasnya.

Rahima berharap, dengan adanya lomba perpustakaan ini, dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah agar dapat memiliki perpustakaan sesuai dengan standar.

Baca Juga:  Masyarakat dan Mahasiswa Stifar Riau Ikuti Vaksinasi Massal

Selain itu, untuk penilaian dalam lomba ini, 30 persen dilakukan melalui persentase, dan 70 persen dilakukan peninjauan langsung ke perpustakaan setiap peserta.

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Arif
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau menggelar lomba perpustakaan sekolah/madrasah, tingkat SLTA (SMA, MA, dan SMK) negeri/swasta tingkat Provinsi Riau.

Panitia Pelaksana Dodi saat pembukaan menyampaikan, Dispersip Riau berusaha mendorong dan memfasilitasi penyelenggaraan fasilitas perpustakaan sekolah agar memenuhi standar untuk sekolah, salah satunya dengan mengadakan lomba tersebut.

"Perpustakaan adalah sarana yang penting dan dapat diibaratkan sebagai jantung sekolah," katanya, Kamis (2/7).

Selain itu, Dodi mengungkapkan tujuan dari lomba ini adalah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan perpustakaan sekolah, meningkatkan peran perpustakaan sekolah dalam pembelajaran guna mencapai visi misi sekolah, dan meningkatkan budaya membaca di masyarakat lingkungan sekolah.

Lomba perpustakaan ini diikuti oleh tujuh peserta, yaitu SMK Abdurrab Pekanbaru, MAN 1 Kuantan Singingi, SMKN 2 Dumai, SMKN 1 Tembilahan, SMKN 1 Minas, SMAN 1 Rambah Samo, dan MAN 1 Bengkalis.

Baca Juga:  Stok Vaksin Diskes Pekanbaru Menipis, Tinggal 1.470 Vial

"Nantinya terbaik satu akan mewakili Riau tingkat nasional," ucapnya.

Sementara itu Kadispersip Riau Rahima Erna menyampaikan, perpustakaan di setiap daerah di Riau menjadi prioritas utama Dispersip Riau. Hal ini dilakukan, agar Riay memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul dan sejahtera.

"Ada 3.600 sekolah SD sampai SMA di Riau ini yang tidak punya perpustakaan. Bagaimana kkta menuju SDM yang unggul dan sejahtera jika simbolnya tidak ada. Ini jadi prioritas kita. Terlebih di masa pandemi ini, para guru dan pustakawan dituntut habis," pungkasnya.

Rahima berharap, dengan adanya lomba perpustakaan ini, dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah agar dapat memiliki perpustakaan sesuai dengan standar.

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru Liburkan Sekolah hingga 30 September

Selain itu, untuk penilaian dalam lomba ini, 30 persen dilakukan melalui persentase, dan 70 persen dilakukan peninjauan langsung ke perpustakaan setiap peserta.

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Arif
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Dispersip Riau Gelar Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat SLTA

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau menggelar lomba perpustakaan sekolah/madrasah, tingkat SLTA (SMA, MA, dan SMK) negeri/swasta tingkat Provinsi Riau.

Panitia Pelaksana Dodi saat pembukaan menyampaikan, Dispersip Riau berusaha mendorong dan memfasilitasi penyelenggaraan fasilitas perpustakaan sekolah agar memenuhi standar untuk sekolah, salah satunya dengan mengadakan lomba tersebut.

"Perpustakaan adalah sarana yang penting dan dapat diibaratkan sebagai jantung sekolah," katanya, Kamis (2/7).

Selain itu, Dodi mengungkapkan tujuan dari lomba ini adalah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan perpustakaan sekolah, meningkatkan peran perpustakaan sekolah dalam pembelajaran guna mencapai visi misi sekolah, dan meningkatkan budaya membaca di masyarakat lingkungan sekolah.

Lomba perpustakaan ini diikuti oleh tujuh peserta, yaitu SMK Abdurrab Pekanbaru, MAN 1 Kuantan Singingi, SMKN 2 Dumai, SMKN 1 Tembilahan, SMKN 1 Minas, SMAN 1 Rambah Samo, dan MAN 1 Bengkalis.

Baca Juga:  Ika Smansix 94 Bagikan 1,25 Ton Beras

"Nantinya terbaik satu akan mewakili Riau tingkat nasional," ucapnya.

Sementara itu Kadispersip Riau Rahima Erna menyampaikan, perpustakaan di setiap daerah di Riau menjadi prioritas utama Dispersip Riau. Hal ini dilakukan, agar Riay memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul dan sejahtera.

"Ada 3.600 sekolah SD sampai SMA di Riau ini yang tidak punya perpustakaan. Bagaimana kkta menuju SDM yang unggul dan sejahtera jika simbolnya tidak ada. Ini jadi prioritas kita. Terlebih di masa pandemi ini, para guru dan pustakawan dituntut habis," pungkasnya.

Rahima berharap, dengan adanya lomba perpustakaan ini, dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah agar dapat memiliki perpustakaan sesuai dengan standar.

Baca Juga:  DPRD Riau Pastikan Persiapan Launching Berjalan Baik

Selain itu, untuk penilaian dalam lomba ini, 30 persen dilakukan melalui persentase, dan 70 persen dilakukan peninjauan langsung ke perpustakaan setiap peserta.

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Arif
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau menggelar lomba perpustakaan sekolah/madrasah, tingkat SLTA (SMA, MA, dan SMK) negeri/swasta tingkat Provinsi Riau.

Panitia Pelaksana Dodi saat pembukaan menyampaikan, Dispersip Riau berusaha mendorong dan memfasilitasi penyelenggaraan fasilitas perpustakaan sekolah agar memenuhi standar untuk sekolah, salah satunya dengan mengadakan lomba tersebut.

"Perpustakaan adalah sarana yang penting dan dapat diibaratkan sebagai jantung sekolah," katanya, Kamis (2/7).

Selain itu, Dodi mengungkapkan tujuan dari lomba ini adalah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan perpustakaan sekolah, meningkatkan peran perpustakaan sekolah dalam pembelajaran guna mencapai visi misi sekolah, dan meningkatkan budaya membaca di masyarakat lingkungan sekolah.

Lomba perpustakaan ini diikuti oleh tujuh peserta, yaitu SMK Abdurrab Pekanbaru, MAN 1 Kuantan Singingi, SMKN 2 Dumai, SMKN 1 Tembilahan, SMKN 1 Minas, SMAN 1 Rambah Samo, dan MAN 1 Bengkalis.

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru Liburkan Sekolah hingga 30 September

"Nantinya terbaik satu akan mewakili Riau tingkat nasional," ucapnya.

Sementara itu Kadispersip Riau Rahima Erna menyampaikan, perpustakaan di setiap daerah di Riau menjadi prioritas utama Dispersip Riau. Hal ini dilakukan, agar Riay memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul dan sejahtera.

"Ada 3.600 sekolah SD sampai SMA di Riau ini yang tidak punya perpustakaan. Bagaimana kkta menuju SDM yang unggul dan sejahtera jika simbolnya tidak ada. Ini jadi prioritas kita. Terlebih di masa pandemi ini, para guru dan pustakawan dituntut habis," pungkasnya.

Rahima berharap, dengan adanya lomba perpustakaan ini, dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah agar dapat memiliki perpustakaan sesuai dengan standar.

Baca Juga:  Heboh Klaster Rumbai hingga Puskesmas Ditutup, Ini Penjelasannya

Selain itu, untuk penilaian dalam lomba ini, 30 persen dilakukan melalui persentase, dan 70 persen dilakukan peninjauan langsung ke perpustakaan setiap peserta.

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Arif
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari