Categories: Pekanbaru

Petugas PK21 Telah Data 214.000 KK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun pendataan keluarga di lapangan sudah ditutup sejak 21 Juni 2021 lalu, namun proses pendataan secara online masih terus berjalan.

Bahkan hingga, Rabu (30/6) progres Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021 di Kota Pekanbaru sudah mencapai 92 persen. Dengan sebanyak 214.000 Kepala Keluarga (KK) yang datanya telah terhubung ke pusat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru M Amin kepada Riau Pos mengatakan, pendataan ditargetkan tuntas akhir bulan ini. Dan saat ini hanya tinggal pemutakhiran data secara online ke pusat.

"Online-nya masih berjalan. Dengan total 214.000 KK yang data nya sudah di online ke pusat," ucapnya.

Lanjut Amin, saat ini capaian pendataan tahun 2021 sudah cukup tinggi dibandingkan sebelumnya. Dimana sebelumnya hanya sekitar 67 hingga 70 persen PK yang dicapai.

Bahkan  untuk tahun ini salah satu kendala para kader dalam pendataan akibat pandemi Covid-19. Para kader melakukan pendataan, namun sebagian masyarakat sulit untuk ditemui saat mereka didatangi karena pembatasan akibat Covid-19.

Kendala lain, dengan masuknya bulan Ramadan dan lebaran Idulfitri para kader belum dapat melakukan pendataan secara maksimal. Pihaknya juga berkordinasi dengan camat dan lurah setempat, sehingga bisa mendukung proses pendataan.

"Namun saat ini, kami mau tahu siapa nama, tinggal, dan jumlah anaknya kita, sudah bisa uji dengan aplikasi," terangnya.

Amin menambahkan, PK ini datanya bisa dimanfaatkan semua leading sektor. Usai pemutakhiran data nanti pihaknya menyiapkan data ter-update per tiga bulan sekali. Ada data mortalitas, fertilitas, maupun migrasi.

"Saya berterimakasih kepada para kader yang selalu semangat menyelesaikan tugas pendataan meskipun saat ini pandemi masih melanda Kota Pekanbaru," tuturnya.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

2 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

2 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago