Categories: Dumai

Kawanan Rampok Berhasil Diringkus

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Setelah sempat buron beberapa hari, akhirnya tiga tersangka kawanan rampok berhasil diringkus pihak Kepolisian Polres Dumai, Rabu (17/7) malam. Dua tersangka terpaksa dihadiahi timah panas lantaran melawan dan berusaha melarikan diri dari penangkapan.

Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianto SH SIK MSI, Sabtu (20/7) kepada awak media membenarkan tentang tiga tersangka kawanan rampok yang berhasil ditangkap tersebut. Ketiga pelaku yang ditangkap yakni berinisial MI (26) dan Al (42) warga Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat serta RW (24) warga Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan.

”Selain para tersangka, sejumlah barang bukti turut diamankan,” kata Dhovan seraya menambahkan selanjutnya dilakukan penyidikan.

Dhovan menambahkan, tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut dialami bidan Siti Aisyah Tri Kurnia Ningsih pada Sabtu (13/7) lalu. Pelaku beraksi dengan mengancam korban menggunakan senjata api rakitan dan senjata tajam.

Kejadiannya, lanjut Dhovan, pelaku menghubungi nomor praktik bidan Siti Aisyah. Pelaku bertanya apakah bidan Siti Aisyah bisa mengobatinya dan datang ke rumah di Jalan Gunung Slamet, Kelurahan Bumi Ayu. Bidan Siti Aisyah mengaku bisa dan langsung datang ke rumah pelaku tanpa menaruh rasa curiga.

Tidak lama setelah melakukan pengobatan, lanjut Dhovan, bidan Siti Aisyah tiba-tiba dibekap dari belakang oleh pelaku lain dan diancam menggunakan senjata api rakitan dan senjata tajam agar tidak melawan. ”Dalam peristiwa itu, bidan Siti Aisyah dipaksa untuk menyerahkan semua barang-barang berharga,” kata Dhovan.

Pelaku tiga orang itu, tambah Dhovan, mengikat tangan bidan Siti Aisyah dan mengajaknya berkeliling Kota Dumai. Sementara seorang pelaku lainnya hanya mengikuti dari belakang menggunakan sepeda motor milik korban.

Hingga akhirnya, lanjut Dhovan, bidan Siti Aisyah dibawa ke toko emas untuk menjual perhiasan miliknya dan seluruh uang hasil penjualannya diserahkan kepada pelaku. ”Dan pelaku juga meminta bidan Siti Aisyah untuk melakukan penarikan uang tunai miliknya yang berada di rekening,” kata Dhovan.

Ketika mobil pelaku melintasi Jalan Wan Amir, lanjut Dhovan, bidan Siti Aisyah langsung melompat dari mobil pelaku dan meminta tolong kepada masyarakat yang melintas. ”Selain mengalami luka fisik, bidan Siti Aisyah juga mengalami kerugian mencapai Rp40 juta,” kata Dhovan.

Menindaklanjuti kejadian itu, tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Dumai dipimpin Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Primadona SIK MSI bersama Kanit I Pidum Sat Reskrim Polres Dumai Iptu Muaz Primadyantara STrK MH langsung bergerak cepat. Sehingga, Rabu (17/7) malam ketiga tersangka berhasil ditangkap.

”Saat dilakukan penangkapan dua pelaku berinisial MI dan AI berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas terukur,” kata Dhovan.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

6 jam ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

6 jam ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

7 jam ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

7 jam ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

8 jam ago

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

1 hari ago