Categories: Pekanbaru

PKL Masih Marak Berjualan di Atas Trotoar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pedagang kaki lima (PKL) di Kota Pekanbaru masih marak berjualan di daerah-daerah terlarang. Seperti di atas trotoar dan pinggir Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tuah Madani.

Keberadaan PKL ini kerap menyebabkan kemacetan saat ada pengendara motor atau mobil berhenti untuk membeli barang yang dijual PKL.

Menurut salah seorang pengendara motor Kemal, para PKL seharusnya ditertibkan dan dibina sehingga mereka tidak lagi menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan.

”Kami yang tak tahan dengan kemacetan di Jalan HR Soebrantas ini. Kalau sore hari sekian banyak PKL yang memakai badan jalan sebagai tempat berjualan, padahal sangat berdekatan langsung dengan arus lalu lintas. Seharusnya mereka dibina dan dikasih tempat khusus agar tidak menjamur dibadan jalan dan menyulitkan pengendara motor dan mobil. Takutnya kalau tersenggol barang dagangan mereka pasti minta ganti rugi ke pengendara, padahal itu jalan kita yang diambil,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan seorang pejalan kaki Wati. Menurutnya, keberadaan PKL sangat membahayakan keselamatan pejalan kaki karena mereka secara tidak langsung memaksa pejalan kaki untuk melintas di badan jalan yang padat akan arus kendaraan bermotor, sehingga dapat membahayakan keselamatan.

Belum lagi, banyaknya pedagang buah durian yang berjualan hingga ke tengah jalan, dan membuat ruas jalan menjadi sempit sehingga menganggu akses lalu lintas masyarakat serta menyebabkan kemacetan panjang.

”Bingung mau meminta hak kami kepada siapa, soalnya pemerintah saja membiarkan keberadaan PKL berjualan di trotoar yang seharusnya menjadi tempat yang aman untuk kami melintas,” ujarnya.(ayi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

1 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

1 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago