Categories: Metropolis

Minyakita Dijual Melebihi HET

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho mengunjungi Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai, Rabu (12/3). Dalam kunjungan tersebut, Wako menemukan masih ada pedagang yang menjual minyak goreng kemasan merek Minyakita di atas harga eceran tertinggi (HET).

Wako menemukan perbedaan harga pada Minyakita antara Rp1.000 hingga Rp2.000 dari HET Rp15.700 per liter. Beberapa pedagang menjual Minyakita berkisar Rp16.000 sampai Rp17.000 per liter.

Kunjungan ke pasar ini menjadi kesempatan bagi Wako untuk berinteraksi secara langsung dengan para pedagang dan juga masyarakat atau pembeli. Wako menampung keluhan mereka terhadap kondisi bahan pokok menjelang Idulfitri 1446 H.

”Harga bahan pokok masih baik. Untuk Minyakita ada kami temukan perbedaan dan selisih (dari HET, red) tadi di pasar,” ujar Agung.

Adanya temuan selisi harga Minyakita yang dijual pedagang tersebut juga sempat ditanyakan Wako kepada pihak Bulog Riau.

Kunjungi Bulog Di hari yang sama, Rabu (12/3), Wako juga melakukan kunjungan ke gudang Bulog Regional Riau di Jalan Jenderal Sudirman.

Wako ingin memastikan persediaan beras di Bulog mencukupi. Masyarakat pun diminta untuk tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras.

”Mengecek harga bahan pokok di pasar, juga ketersediaan di Bulog. Yang kami dapati memang hari ini, harga di pasar itu cukup bagus,” ujar Wako.

Wako juga mengecek persediaan minyak goreng merk Minyakita yang juga ada di gudang Bulog tersebut. ”Minyakita ada 55 ton dan beras SPHP itu ada 2.000 ton. Ini bisa menekan dan menjaga stabilitas beras karena beras SPHP kualitasnya bagus. Gula juga tidak pernah putus,” tambahnya.

Sebelum meninggalkan gudang Bulog, Wako juga memastikan minyak goreng Minyakita takarannya sesuai. Sebab masyarakat merasa khawatir dengan volume Minyakita berkurang, tidak sesuai dengan yang tertera dalam kemasan.

Wako pun meminta pihak Bulog untuk membuka isi kemasan minyakita dan menuangkan di cawan pengukur dan isinya tepat satu liter.

”Tadi teman-teman Bulog sudah tes kemasannya (Minyakita, red), pas 1 liter. Semoga ini juga bisa menghilangkan kerisauan dimasyarakat,” ujarnya sambil mengimbau pihak distributor dan pedagang jangan menaikan harga yang terlalu tinggi pada momen Ramadan dan jelang Idulfitri.(yls)

Redaksi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago